Laman

Rabu, 27 Oktober 2010

Iris (Episode 4)


Vick akhirnya membunuh semua rombongan. Dia mencari sebuah flash disk tapi tak menemukannya. Vick ini diperintah oleh seseorang bernama Mr. Black.

Seung Hee, Sa Woo dan Hyun Jun masih menikmati liburan di hungaria. Sa Woo menyembunyikan perasaan cemburunya dan berkata bahwa dia merestui Seung Hee dan Hyun Jun. Tiba-tiba Hyun Jun mendapat telepon dari seseorang dan meninggalkan mereka berdua untuk menemui seseorang.

Hyun Jun tiba di lokasi pertemuan. Dia tak menyangka bahwa Direktur NSS, Baeksan, langsung yang menemuinya. Baeksan meminta Hyun Jun beroperasi seorang diri dan rahasia untuk membunuh pimpinan korea utara.(mengulang preview ep.1)

Hyun Jun kembali menemui Sa Woo dan Seung Hee. Namun Hyun Jun tidak bisa menceritakan misinya kepada mereka. Hyun Jun meminta Sa Woo meninggal kan mereka berdua sementara. Sa Woo mengerti. Hyun Jun dan Seung Hee menghabiskan sisa waktu bersama-sama. Hyun Jun merasa gugup seperti itu hari terakhirnya melihat Seung Hee. Seung Hee berusaha menghibur dan memintanya untuk berhari-hati. Terakhir Seung Hee mencium Hyun Jun.

Di kamar hotelnya Hyun Jun akhirnya memberikan kode kepada Sa Woo bahwa misi ini menyangkut orang penting.

Hyun Jun menyewa sebuah kamar apartemen kecil untuk mempersiapkan misi rahasianya. Dengan menyamar sebagai turis dia melihat-lihat, menyelidiki dan mengambil foto-foto di lokasi misinya nanti.

Sa Woo dan Seung Hee menemui direktur Baeksan menanyakan misi Hyun Jun dan menawarkan bantuan, tapi tak direspon. Hyun Jun menelepon Direktur Baeksan melaporkan bahwa tempat itu dijaga ketan oleh agen Korut dan kepolisian Hungarian. Namun direktur tetap meminta Hyun Jun menuntaskan misinya.

Hari- H tiba, Hyun Jun menghabisi seorang sniper pelindung korea utara dan menggantikan posisinya. Target pun datang dikawal polisi dan agen rahasia. Kepala Keamanan Park Chul Young mencurigai tempat Hyun Jun tapi terlambat. Agen korea utara Kim Sun Hwa juga berusaha melindungi pemimpinnya tapi terlambat..Hyun Jun berhasil menembak target (preview ep. 1),

Hyun Jun langsung berusaha meloloskan diri dari tempat kejadian. Para para agem Korut mengejarnya. Tembakan Agen Park berhasil mengenai perut Hyun Jun (preview ep. 1). Hyun Jun terus berusaha lolos, Agar tak dicurigai walau tertembak dia berusaha berjalan senormal mungkin menuju stasiun subway. Di jalanan agen korut dan kepolisian Hungaria terus mencari Hyun Jun. Dalam keadaan sakit dan kepayahan Hyun Jun terus berjalan menuju apartemennya. Di depan apartemen dia tak sengaja bertubrukan dengan orang bersepeda. Ternyata pengendara sepeda tersebut melihat luka Hyun Jun dan melaporkannya ke polisi.


Hyun Jun masuk ke apartemennya dalam keadaan payah. Dia menghabiskan botol minuman, dan menelpon direktur Baeksan. Hyun Jun melaporkan misinya telah berhasil tapi dia diburu polisi. Dia juga bilang tertembak dan beresiko tertangkap dan minta bantuan secepatnya. Tapi direktur menolaknya karena takut identitas mereka terkuak jika mengirim agen tambahan. Hyun Jun terhenyak dan berkata bahwa dia masih perlu pulang dalam keadaan selamat dan memohon pada direktur. Direktur mengabaikannya.

Hyun Jun mengambil kotak obat dan berusaha sendiri mengeluarkan peluru di perutnya.
Peluru berhasil dikeluarkan, Hyun Jun terduduk lemas, namun dia tetap siaga dengan pistolnya.

Setengah tersadar dia teringat cerita Seung Hee tentang legenda danau Akita.
Seung Hee bercerita dulu kala seorang wanita cantik minum sesuatu yang telah dimantrai. Dan wanita itu berubah menjadi naga di suatu danau, Begitu juga kekasihnya menjadi naga di danau yang lain yang jauh. Saat musim dingin mereka bertemu di danau ini untuk membagi cintanya. Dan itulah mengapa menurut legenda danau tersebut tak pernah beku walau musim dingin. Hyun Jun heran karena untuk mencintai orang berubah menjadi monster. Seung Hee cemas karena pekerjaan mereka, bisa jadi mereka kemudian terpisah dan menjadi monster di tempat berbeda.

Polisi Hungaria berhasil melacak keberadaan apartemen Hyun Jun. Direktur Baeksan memanggil Sa woo dan berkata bahwa Hyun Jun terluka dan berbahaya jika tertangkap. Sa Woo segera pergi dengan mobilnya.

Seung Hee tidak menemukan Hyun Jun dan Sa Woo. Dia bertanya kepada Direktur apa misi mereka. Tapi Direktur tak menjawab dan myuruh Seung Hee bersiap pulang ke Korea esok pagi.

Hyun Jun tertidur lemas di apartemennya. Kepolisian Hungaria dan agen Korut telah memblokade apartemen Hyun Jun. Sa Woo tiba di lokasi.

Hyun Jun terbangun mendengar ketukan pintu kamarnya diketuk. Dia bersiaga. Begitu leganya Hyun Jun melihat Sa Woo. Dia menyuruh Sa Woo masuk dan bersiap-siap pergi.
Hyun Jun berbalik dan kaget mendapati Sa Woo tengah menodongkan pistol kepadanya.


“Hey, Sa Woo”, ujar Hyun Jun heran.
Sa Woo tak bergeming “Maafkan saya. Ini perintah”

Sumber :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...