Laman

Sabtu, 19 Desember 2009

Princess Hours (Episode 4)

Atas saran Yool, Shin mendatangi tempat Chae-kyoung berada, memberikan sejumlah hadiah), dan menuturkan sejumlah hal. Tentu saja yang diharapkan cuma satu : supaya gadis itu merasa terhibur.

Namun bukannya gembira, hati Chae-kyoung malah bertambah sedih. Pasalnya selain tahu semua itu bukan atas inisiatif Shin, pemuda itu malah menyatakan siap menceraikan diri gadis itu di masa depan bila semua tidak berjalan lancar.

Hari pernikahan yang ditunggu jutaan warga Korea akhirnya tiba, lengkap dengan segala atribut dan aturan kekaisaran. Saat kejadian bersejarah itu, Yool yang berada di ruangannya diminta untuk segera mengenakan pakaian tradisional, sementara Hyo-rin memasuki detik-detik akhir kompetisi balet.

Dengan pakaian biasa, Yool melihat upacara pernikahan dari kejauhan sebelum akhirnya keluar dari kerumunan dengan perasaan berkecamuk. Dari layar televisi, baik Ibu Suri maupun Permaisuri bisa bernapas lega mengingat meski persiapannya sangat pendek, upacara bisa berjalan dengan lancar.

Iring-iringan kereta yang dinaiki Shin dan Chae-kyoung akhirnya memasuki jalan-jalan di kota besar. Sudah tentu, kehadiran mereka, yang menaiki kereta kerajaan, dielu-elukan oleh penduduk Korea termasuk tiga sahabat Chae-kyoung di sekolah Lee Kang-hyeon, Kim Soon-young, dan Yoon Hae-soong.

Namun, ketiga gadis itu harus kecewa karena Chae-kyoung ternyata tidak melihat mereka. Di istana ketika kedua pengantin memberi hormat, terjadi insiden kecil ketika mahkota Chae-kyoung yang besar menimpa kepala orang didepannya.

Begitu malam tiba dan memasuki sesi menyantap hidangan dan minum arak bagi kedua pengantin, akhirnya hal yang tidak diharapkan terjadi juga : Chae-kyoung menggigit tangan Shin karena kesal akan sikap arogannya sehingga pria itu kehilangan kendali.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...