Laman

Sabtu, 26 Desember 2009

Memories Of Bali (Episode 9)

Beruntung saat itu Mi-hee membuka pintu dan memberitahu bahwa Soo-jung tidak ada. Setelah pemuda itu pergi, Soo-jung buru-buru keluar. Saat hendak masuk, In-wook memanggil dan memberikan kalung gadis itu yang terjatuh. Adegan itu terlihat oleh Jae-min yang muncul dari samping.

Keduanya berangkat kerja berbarengan keesokan harinya, namun karena canggung Soo-jung sengaja berjalan beberapa meter dibelakang In-wook. Keduanya naik lift berbarengan dengan Jae-min, yang dengan suara keras menegur gadis itu dan membuat terkejut orang disekeliling mereka. Soo-jung semakin kaget ketika mendengar Jae-min mengetahui dimana keberadaan mantan atasannya yang buron.

Young-joo mendatangi kantor Jae-min dan bertemu dengan kakak pria itu sambil meminta supaya In-wook dipindahkan ke bagian lain. Tidak hanya itu, ia mendatangi Soo-jung yang sedang makan siang dikantin dan dengan angkuh meminta gadis itu supaya tidak bertingkah karena dianggap tidak sederajat dengan dua pria yang menyukainya (In-wook dan Jae-min).

Dasar apes, Soo-jung yang ingin mencari tahu keberadaan mantan atasannya datang ke apartemen Jae-min tepat pada saat ibunya dan Young-joo ada disana. Ia ditampar oleh sang ibu yang mengatainya sebagai sampah. Jae-min membela dan menarik Soo-jung keluar, namun gadis itu terlanjur sakit hati dan meninggalkan Jae-min yang hanya bisa melongo.

Dalam keadaan kalut, Soo-jung menelepon In-wook namun berpura-pura tidak terjadi apapun. Pria tersebut mampu menangkap maksud gadis itu, dan berusaha mencari Soo-jung kemana-mana namun tidak membuahkan hasil. Yang beruntung adalah Jae-min, yang terus menunggu kehadiran Soo-jung didepan rumah sampai gadis itu muncul.

Keduanya kembali terlibat pertengkaran, disusul oleh munculnya In-wook yang membuat keadaan tambah runyam. Dua pria tersebut terlibat baku-pukul, sementara Soo-jung sendiri mengungsi kedalam kamarnya. Keesokan harinya, gadis itu dipecat karena dianggap telah mencemarkan nama Jae-min. Ternyata, semua itu adalah atas suruhan ayah pria itu.

Kali ini, Jae-min tidak berkutik dan hanya dapat termangu saat bertemu Soo-jung di pintu lift. Meski kecewa, Soo-jung tersenyum ketika melihat In-wook muncul dari kejauhan bersama rekan-rekannya. Siapa sangka, ekspresi mukanya tidak berubah saat berpapasan dengan Soo-jung, dan melewati gadis itu begitu saja.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...