Laman

Sabtu, 19 Desember 2009

Princess Hours (Episode 22)

Di saat yang sama, Shin merencanakan aksi balasan dengan membongkar istana tempat ayahnya dan Putri Hye-jong dulu memadu kasih. Keruan saja ibunda Yool itu marah besar, dan langsung menampar sang putra mahkota yang terang-terangan menyindirnya sebagai wanita kotor.

Keadaan semakin rumit ketika Shin menyela pembicaraan Chae-kyoung dan kedua orang tuanya yang datang berkunjung, sehingga perasaan gadis (yang sedang sedih) makin tidak keruan. Tetap ngotot ingin meninggalkan istana, Chae-kyoung kaget mendengar Shin menyebut dirinya siap melepas semua yang dimiliki demi sang istri.

Pembicaraan keduanya terhenti oleh telepon yang mengingatkan Shin akan rencana keberangkatan Hyo-rin. Atas 'ijin' Chae-kyoung, pemuda itu akhirnya memutuskan untuk pergi ke bandara demi mengantar kepergian Hyo-rin.

Ketika Shin pergi mengantar kepergian Hyo-rin, Chae-kyoung ditemui oleh Putri Hye-jong. Dengan dalih memberi nasehat, rupanya wanita licik itu berusaha mempengaruhi Chae-kyoung untuk bercerai dengan tujuan membalas sekaligus memberi pukulan terakhir pada Shin yang telah berani menentangnya.

Wawancara dengan pihak televisi MBC akhirnya digelar demi menjernihkan semua masalah, dan rupanya Shin telah tahu apa yang diminta Yool dari Chae-kyoung. Memohon supaya gadis itu tidak menyampaikan keinginan bercerai, di hadapan pemirsa Shin menyatakan kalau dirinya dan sang istri saling mencintai satu sama lain.

Ucapan Chae-kyoung tentang perceraian nyaris saja membuat heboh, beruntung Shin mampu mengatasinya. Namun apa yang sudah terlanjur diucapkan membuat keluarga kerajaan kaget, terutama Kaisar yang marah besar terhadap menantunya yang dianggap lancang tersebut.
Ketika dipanggil, Shin secara mengejutkan membela Chae-kyoung di hadapan sang ayah. Setelah keluar dari ruangan, pria itu mendekap kedua tangan Chae-kyoung. Untuk pertama kalinya di hadapan sang istri, putra mahkota menitikkan perasaan saat menyatakan perasaan yang sesungguhnya.

Gara-gara kejadian tersebut, hubungan Chae-kyoung, yang merasa sangat bersalah karena tidak memikirkan perasaan dan konflik batin sang suami, dan Shin kembali retak. Tidak ingin masalah berlarut-larut, Permaisuri memanggil gadis itu untuk menanyakan perasaannya terhadap Pangeran Lee-seong alias Yool, dan bisa bernapas lega ketika tahu apa yang dirasakan tidak lebih dari persahabatan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...