Laman

Sabtu, 19 Desember 2009

Princess Hours (Episode 20)

Ketika kembali ke istana, Shin, Chae-kyoung dan Yool menghadap Ibu Suri. Rupanya wanita bijak itu sudah merasakan hawa permusuhan diantara kedua pria itu, dan menasehati mereka untuk bisa melupakan perbedaan karena kelak harus bekerja sama demi kerajaan.

Sementara itu, di dunia luar mulai beredar kabar tidak mengenakkan tentang diri Chae-kyoung terutama tentang kedua orang tuanya yang dianggap memanfaatkan posisi putrinya sebagai anggota kerajaan untuk meraup harta. Gosip tersebut akhirnya sampai ke telinga gadis itu saat ia berada di sekolah, sehingga hatinya makin sedih.

Ketika sedang berkeluh-kesah pada Yool, tanpa sengaja Chae-kyoung melihat Shin mendatangi tempat Hyo-rin berlatih balet. Salah paham kembali terjadi, padahal sang putra mahkota hanya ingin mengembalikan sejumlah barang milik sang rival. Sebelum berpisah, Hyo-rin menyarankan supaya Shin mengakui perasaannya di depan sang istri.

Meski berat, terutama karena tingkah lakunya membuat sejumlah pelayan istana cekikikan, Shin berusaha mencari keberadaan Chae-kyoung. Ketika masuk ke loteng, tanpa sengaja ia menemukan sebuah buku dimana didalamnya terdapat foto Kaisar bersama Putri Hye-jong...........berikut surat cinta yang ditulis oleh sang ayah.

Bisa dibayangkan bagaimana kusutnya perasaan Shin saat mengetahui fakta baru tersebut, bahkan ia sempat menemui Putri Hye-jong namun urung untuk membuka rahasia tersebut. Hawa permusuhan juga mulai mengental di pihak Ratu dan Yoo, yang untuk pertama kalinya berkonfrontasi secara terbuka.

Di sekolah, Chae-kyoung mulai merasa jarak antara dirinya dengan para sahabatnya semakin renggang sehingga nekat ikut makan di sebuah restoran kecil. Diam-diam, Shin berada di belakang gadis itu dan mendengar semua pembicaraan. Tahu apa yang dirasakan sang istri, setelah membawa Chae-kyoung lepas dari kejaran wartawan, pemuda itu mengantar gadis itu ke rumah orang tuanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...