Laman

Rabu, 16 Desember 2009

A Love To Kill (Episode 5)

Begitu sampai dirumah, Eun-seok terkejut mendengar berita dari keluarganya yang menyebut kalau Min-joo yang dicintainya berusaha memeras lewat foto-foto mereka saat masih sebagai kekasih. Keruan saja, perasaannya hancur-lebur apalagi begitu melihat bukti-bukti didepannya.

Tidak ingin nasib putrinya dipermainkan, Park Ja-kyeong berusaha menelepon pihak kepolisian supaya menangkap Min-joo. Namun, hal tersebut dicegah oleh Eun-seok, yang memutuskan untuk menemui si pemeras. Mereka sudah tentu tidak tahu bahwa dalang semua itu adalah Da-jeong, yang menganggap justru Eun-seok lah yang tidak tahu diri karena meninggalkan Min-joo saat sudah tenar.

Sambil berjalan dengan lantai gontai, Eun-seok menuju tempat pertemuannya dengan para pemeras diikuti oleh Bok-gu dari belakang. Didalam restoran, gadis itu bertemu dengan Da-jeong dan Park Mi-sook yang menyamar sebagai adik Min-joo.

Berlawanan dengan rencana semula, Mi-sook malah kelepasan bicara soal Eun-seok yang diduga meninggalkan Min-joo karena uang sehingga hati gadis itu makin sakit. Kesalahpahaman akhirnya semakin parah, Eun-seok menawarkan uang dalam jumlah besar untuk setiap fotonya bersama Min-joo.


Ketika melangkah keluar, Da-jeong dan Mi-sook tidak melihat Bok-gu yang tertidur dimobil. Begitu membuka mata, ia melihat Eun-seok melangkah keluar dari restoran sebelum kemudian terduduk di tengah jalan. Demi melampiaskan kemarahannya, gadis itu malah menantang Bok-gu berkelahi, yang sudah tentu tidak diperdulikan.

Berharap apa yang dilakukannya bisa membuat Bok-gu memukul balik, Eun-seok harus kecewa karena sepanjang perjalanan meski terus memukuli pria itu, Bok-gu tidak juga membalas. Namun, sebuah telepon dari pihak rumah sakit membuat Eun-seok untuk pertama kalinya melihat hawa emosi di mata Bok-gu.

Sumber :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...