Laman

Kamis, 10 Februari 2011

Wedding (Episode 12)

Wedding's picture

Episode 12
Hidup Yang Ceria

Hidup Se-na terasa lebih ceria setelah berbaikan dengan Seung-woo, dengan gaya yang kocak ia terus berada di sisi sang suami saat Seung-woo bekerja hingga larut malam. Setelah semua selesai, keduanya bersiap untuk tidur, dan Se-na menuturkan keinginannya membangun keluarga harmonis bersama pria itu.

Namun ketika diajak bermesraan, kembali Se-na menolak dan sempat terguling dari ranjang. Ketika ditanya soal alasan penolakannya, wanita itu tidak mau sang suami mengetahui dirinya masih merasa bersalah dan menyebut hal itu disebabkan karena ia masih mengira Seung-woo memikirkan wanita cinta pertamanya.

Ketika bertemu para sahabatnya, sempat muncul dugaan kalau wanita itu adalah Yoon-su namun kecurigaan itu ditepis Se-na. Saat malam tiba, wanita itu kaget melihat hujan turun dan teringat akan ucapan Seung-woo. Dengan membawa payung, ia langsung menyongsong sang suami yang baru turun dari bis. Bisa ditebak, Seung-woo cuma bisa tersenyum geli melihat kejenakaan Se-na.

Meski percaya pada Seung-woo, diam-diam Se-na yang masih penasaran terus berusaha mencari siapa wanita yang pernah mengisi hati sang suami namun yang didapatinya adalah sejumlah foto dimana Yoon-su ada didalamnya. Kebetulan, rasa kesepian gadis itu sedikit terhibur ketika kedua orang tuanya berkunjung.

Dasar apes, pada saat yang nyaris bersamaan ibu Seung-woo muncul bersama Yoon-su. Keruan saja Se-na merasa serba salah apalagi ia terlanjur berjanji untuk mengajak Seung-woo makan bersama kedua orang tuanya, ia bahkan sempat meminta sang suami untuk lebih memprioritaskan ibunya dibanding hadir di acara makan siang.

Sudah tentu hal itu tidak dituruti Seung-woo, yang belakangan menegur Se-na karena bersikap tidak sopan didepan kedua orang tuanya. Padahal, wanita itu hanya bermaksud untuk jadi menantu yang baik. Dengan mata berkaca-kaca, Se-na menyaksikan betapa akrabnya Seung-woo, sang ibu dan Yoon-su saat bertemu dan merasa sedikit terpinggirkan.

Keruan saja, kekecewaan Se-na kembali memuncak dan akhirnya semua ditumpahkan pada Seung-woo dalam perjalanan pulang, ia merasa secara tidak langsung dibanding-bandingkan dengan Yoon-su. Bahkan, sang suami tidak mencegah saat ia menyebut hendak berjalan-jalan lebih dulu untuk menenangkan pikiran.

Se-na tidak tahu kalau belakangan Seung-woo berubah pikiran dan menyusulnya, namun wanita itu sudah menghilang. Terus menunggu hingga larut malam, pria itu terkejut saat Se-na tiba-tiba masuk ke kamar dan memeluknya sambil menyatakan betapa ia mencintai Seung-woo.

Sumber :
http://indosiar.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...