Laman

Jumat, 03 Desember 2010

Wish A Upon Star (Episode 9)


Pal Kang bercakap-cakap dengan Kakek Jung yang selalu berpura-pura menjadi orang miskin, maka Pal Kang selalu mengira Kakek Jung ini sangat kasihan. Bagi Kakek Jung lebih mudah membiarkan Pal Kang berpikir demikian daripada menjelaskan siapa dia sebenarnya.

Pal Kang sangat mencemaskan Kakek Jung dan tanya kemana saja dia selama ini setelah orang tuanya meninggal. Tapi kakek Jung berkata ia pingsan dan baru sadar akhir2 ini. Pal kang menegur Kakek (dengan sayang) karena hidup seperti ini, tanpa memikirkan masa depannya.

Pal Kang memastikan bahwa kedua bersaudara Won dan Tae Kyu tidak dirumah, Pal Kang membawa Kakek Jung ke rumah. Anak2 sangat senang bertemu kakek Jung, mereka memeluknya dengan hangat. Anak2 mencemaskan kakek dan ini membuat kakek Jung terharu dan menangis.

Cho rok tanya apa mereka bisa menyembunyikan kakek di rumah ini, bagaimana kalau kakek pingsan lagi dan ia ada di luar sana dan sendirian? Kakek Jung berkata ia akan baik2 saja, tapi anak2 memohon pada Pal Kang. Pal kang bingung, di satu sisi, dia juga tidak ingin kakek sendirian di jalan, tapi jika mereka tertangkap basah menyembunyikan kakek, mereka juga akan kesulitan.


Ibu klien Pal kang dari episode 8, mengumpulkan teman2 nya dan mendesak mereka untuk membeli asuransi dari Pal KAng. Tapi Pal Kang sudah belajar dari kesalahannya, dan berkata agar mereka berpikir dulu dengan matang, ia juga berkata bahwa mereka bisa membeli polis dengan siapa saja tidak harus dengan dirinya.

Tapi akhirnya Pal Kang berhasil mendapatkan 3 kontrak. Pal Kang jadi menangis. Ini adalah kali pertama ia berhasil mendapatkan penjualan polis. Nenek itu tidakpercaya, karena Pal Kang terlihat sangat mengerti mengenai asuransi. Pal Kang menjelaskan. "Sampai hari ini, sebelumnya aku adalah Nona Jin yang tidak berguna."

Pal Kang tanya pada Jin ju apa ia bisa mendapatkan bonus untuk ketiga polisnya. Jin Ju mengingatkan Pal Kang bahwa upahnya ditahan sampai hutang kartu kreditnya dibayar. Ini terlihat tidak adil, maka ia menuju kantor Kang ha dan ingin tanya mengenai ini. Tapi Pal Kang tidak berani masuk, ia merasa hanya akan mempermalukan dirinya sendiri.

Jun ha datang tepat sebelum Jae Young keluar dari kantor. Jun ha mengajak Pal Kang masuk karena ia juga ada perlu dengan Kang ha. Jae Young berkata Kang ha tidak ada di dalam kantornya.

Jun ha tanya mengenai baby Nam karena Pal kang tidak membawa nam ke kantor. Jae Young heran, mengapa Jun Ha repot2 tanya nama bayi itu. Jae Young mengingatkan Jun Ha bahwa 'orang seperti itu' akan membuatnya dalam masalah. Jun Ha berkata Pal KAng bukan orang seperti itu. Jae Young semakin curiga.


Kang Ha sedang keluar untuk menjalankan tugas dari Presdir Jung saat HP-nya berdering. Suara Pal Kang dengan antusias mengucapkan salam, Pal kang berpikir ia berbicara dengan klien, Kang ha memotongnya dan berkata Pal Kang salah memencet no. pal Kang minta maaf dan Kang ha mulai ngomel, tapi Pal Kang minta maaf lagi dan menutup HP nya saat Kang ha masih ngomel. Kang Ha mengeluh tentang etiket Pal Kang tapi ia justru merasa geli.

Ini membuat Kang Ha mengingat saat ia berinteraksi dengan Pal KAng dan saat Pal kang merawatnya ketika ia sakit. Kang Ha ingat dengan geli bahkan saat Pal Kang memanggilnya si Brengsek tanpa hati dan mohon agar Kang Ha membiarkannya tinggal di rumahnya.



Anak2 berkumpul untuk mencari cara mengumpulkan uang, dipimpin oleh si otak bisnis Cho rok. Cho rok memperhatikan bahwa mereka tinggal di lingkungan mewah yang sampahnya bisa dijual lagi. Kakek Jung mengingatkan ini akan mengurangi waktu belajar mereka karena mereka akan segera sekolah lagi. Mereka menjawab mereka punya masalah yang lebih besar yang harus dipikirkan daripada sekolah.

Kakek Jung tinggal dengan mereka sampai malam, dan saat ia bangun malam2, kakek melihat Pal Kang belajar. kakek memberi semangat dan berkata "Hidup mungkin tampak berat sekarang, tapi ini membawa hal2 yang baik juga." Kakek perlu ke kamar mandi, maka Pal Kang membantunya menyelinap, mereka menghindari Jun Ha. Kakek mengenalinya, maka ketika mereka sudah ada di basement lagi, Kakek tanya Pal kang sebenarnya tinggal di rumah siapa. Pal Kang menjelaskan bahwa mereka kerja di kantor yang sama dan mata kakek Jung melebar saat mendengar bahwa selama ini, Pal Kang adalah karyawan di JK.



Paginya, Kakek Jung mengunjungi makam ayah ibu Pal kang dan berjanji akan menjaga anak2 sedikit lebih lama lagi. Kakek mengatakan bahwa Pal Kang berubah banyak dari sebelumnya dan berpikir mungkin ia akan mampu membantunya mewujudkan mimpinya (yaitu membangun RS gratis). Meskipun ia masih mencari cucunya yang hilang, ia juga sudah memikirkannya, mungkin ia bisa menjodohkan cucunya dengan Pal Kang, ini akan bagus untuk kedua anak itu.

Kakek Jung sudah meminta Won Kang Ha untuk menyelidiki cucunya, 25 tahun yang lalu anaknya pergi sebagai tenaga medis sukarela di sebuah pulau, lalu ia bertemu seorang gadis lokal. Kemudian gadis itu hamil, penduduk pulau merasa orang kota itu yang menghamili gadis itu, gadis itu malu dan ia pergi meninggalkan desanya. Cuma nama gadis itu Oh Jung Ae (bukan nama ibu Pal Kang) dan cucunya adalah seorang anak laki2.

Pal Kang punya masalah baru, telp-nya dimatikan oleh providernya karena ia belum bayar telp. Pal Kang hanya punya uang untuk beli susu formula, tidak cukup untuk bayar tagihan telp. Sedangkan pekerjaan-nya tergantung dengan kemampuannya menjaga hubungan dengan klien atau dikontak oleh klien. Pal Kang mohon pada providernya untuk mengerti, tapi mereka tidak bisa melanggar aturan.

Anak2 merancang rencana untuk mulai berdagang barang bekas. Tapi pertama-tama mereka harus mencari kereta. Untuk belikereta merekaperlu uang, mereka bisa melakukan pekerjaan. Para bibi di lingkungan mereka pasti kasihan dengan mereka, jadi bibi2 itu pasti mau memberikan mereka pekerjaan.



Anak2 pergi dengan bus, mereka akan ke rumah lama mereka. Karena perjalanan-nya cukup jauh, mereka ketiduran di bis. Ju Hwang bangun tepat saat mereka harus turun, dan mereka segera turun...lalu sadar bahwa Pa Rang tertinggal di dalam bis.

Anak2 segera ke kantor polisi minta agar mereka melacakbis itu. Sebelum Pa Rang terbangun dan turun. Sayangnya mereka terlambat, saat polisi itu telp, sudah tidak ada anak kecil lagi dalam bis.



Pa RAng berjalan di jalanan sendirian dan ia menangis. "Aku benar2 yatim piatu sekarang." pa rang mohon pada seorang wanita untuk meminjam telpnya ia mau telp kakaknya. Tapi telp Pal Kang tidak aktif. Seorang bibi yang baik menenangkan Pa Rang dan mengantarnya ke kantor polisi. Pa Rang menangis semakin keras Pa Rang sekarang yakin saudara2nya sengaja meninggalkannya karena ia suka berjalan dalam tidur.

Kemudian Pa Rang ingat sesuatu, nama perusahaan tempat kakaknya bekerja. Polisi berkata untuk menanyakan kakknya di JK, tapi Pa Rang minta polisi untuk menelepon pengacara Won Kang Ha.

Kang Ha menerima telp itu dan kaget mendengar Pa Rang di kantor polisi. Anak itu mulai menangis, mohon pada Kang ha untuk mengatakan pada saudaranya bahwa ia tidak apa2 pergi ke panti asuhan. "Katakan pada mereka aku mengerti jika mereka membuangku." Kang ha bergegas pergi ke kantor polisi.

Jin Ju meminjami Pal KAng uang untuk membayar tagihan telpnya, yang membuat Pal Kang merasa sangat bersalah, ia tidak yakin sanggup membayar Jin Ju. Jin Ju lebih mencemaskan saat Pal kang bicara seperti ini (realistis) karena biasanya Pal kang suka membual. Jin Ju akan merasa lebih baik jika Pal kang bicara dengan yakin seperti biasanya. Pal kang menghela nafas, "Aku tidak bisa melakukannya. Waktu itu, aku tidak takut apapun, tapi sekarang tidak ada yang tidak kutakutkan."

HP nya bunyi, Kang Ha yang menegurnya karena tidak mengangkat lebih awal. Pal KAng langsung bergegas ke kantor polisi.



Sebuah mobil polisi berhenti dan mambawa anak2 yang lain dari kantor polisi wilayah lain. Saat mereka bertemu di depan, Pa Rang tanya "Kalian tidak benar2 meninggalkanku?" Ju Hwang menegur, "Apa kau sudah gila? Bukankah aku pernah berkata bahwa bahkan jika kakak meninggalkanmu, aku tidak akan meninggalkan kalian?"

Anak2 menjelaskan bahwa mereka sedang dalam perjalanan menuju rumah lama mereka untuk mencari uang untuk membeli kereta agar mereka bisa mengumpulkan rongsokan untuk dijual bersama kakek. Ketika Kang ha tanya dengan bingung, siapa kakek semua menjawab dengan kompak, "Bukan siapa2 !"

Setelah semua lebih tenang, anak2 melihat mobil Kang Ha dan mengaguminya. Nam mulai menangis dan Pal Kang mencoba menghiburnya dan berkata ia akan memberikan susu saat sampai di rumah nanti. Pa Rang mulai menyanyi untuk membuat Nam lupa kalau ia lapar.



Kang Ha pusing dengan semua kegaduhan di sekitarnya, lalu ia membawa mereka semua ke restaurant Cina.


Anak2 terlihat mulai terpesona dengan Kang Ha. Mereka belum pernah makan di tempat seperti ini.
Pa Rang : "Kau menghasilkan uang lebih banyak daripada paman pemimpin tim (Jun Ha), iya kan?"
Kang Ha : "Mengapa kau tanya?"
Pa Rang : "Paman pengacaraku menghasilkan lebih banyak uang maka ia bisa membawa kita ke tempat seperti ini. paman Pemimpin Tin mungkin tidak sanggup membawa kita ke tempat ini."

No Rang dan Cho rok cemberut.

Ju hwang : "Diam. Paman pengacara akan merasa malu."
Pa Rang : "Apa kau malu dengan kami?"
Cho Rok : "Ya mungkin saja, itulah mengapa ia tidak menjawab. Tapi kak Tae Kyu kita tidak akan. Dia tidak pernah malu dengan kita."
No Rang : "Paman pemimpin Tim kami juga tidak."
Pa Rang : "Jika kalian berbicara seperti ini pada paman yang membelikan kalian makanan, kalian pastiorang jahat."

Kang ha bahkan minta air hangat untuk mencampur susu formula, yang membuat Pal kang sangat menghargainya. Kang Ha memesan banyak makanan dan berkata agar anak2 makan banyak karena mereka sudah mengalami hari yang berat dan menambahkan (dengan nada tertuju pada Pal Kang), "Meskipun jika kakak kalian tetap menyalakan Hp-nya, kalian tidak akan menderita."

Tapi segalanya mulai kacau saat Pa Rang bemain dengan mainannya di meja yang menyebabkan teh tumpah ke seluruh kaki Kang ha, yang membuat semua kaet dan ketakutan. Pa Rang berdiri untuk membantu, tapi justru menjatuhkan piring karena tergesa-gesa. Pa Rang minta maaf, Kang Ha menghela nafas.


Dan itu belum semua, Pa Rang menyenggol lengan pelayan yang membuatnya menjatuhkan makanan ke...pangkuan Kang Ha.

Kang Ha hanya bisa menjaga reaksinya agar tetap berwibawa, dan berkata (lagi), jika saja Pal kang menjawab telpnya ..!



Jae Young pergi ke rumah dengan membawa makan malam untuk ber-4. Jun Ha sadar bahwa keluarga Jin mungkin akan datang setiap saat, Jun Ha mendesak jae young untuk segera pulang. jae young senang menunggu kang Ha. Jae Young ingin memperlihatkan pada Kang Ha usahanya agar ia bisa menghargainya.



Tae Kyu sedang bicara dengan Pal Kang di telp dan mengeluh pada Kang ha, "mereka semua pergi makan jajangmyun (mie hitam Korea)" Jun Ha menutup mulut Tae Kyu, "Siapa peduli jika teman2mu pergi makan jajangmyun?" Jun Ha memberi perintah pada Tae Kyu untuk menghubungi Pal Kang dan saudara2nya, dan berkata jangan pulang dulu sampai Jun Ha memberi tanda ok.

Sayangnya Tae Kyu tidak bisa menghubungi Pal kang. Dan jae Young tidak pergi2. Jun Ha berpikir cepat, ia menyarankan agar mereka makan aja dulu, kemudian Jae Young lebih baik pulang karena akan turun salju malam ini. Setelah mereka makan, Jun Ha lalu mendesak Jae young untuk segera pulang dan menggunakan salju sebagai alasan.



Lalu Kang ha datang. Jae Young snang sampai...ternyata Kang Ha tidak sendirian. Apa artinya ini?

Pal Kang langsung merasa gugup, ia tahu Jae Young tidak menyukainya. Jun Ha berkata bahwa Pal kang adalah pembantu mereka. Kang Ha adalah satu2nya orang yang tidak terpengaruh dengan situasi ini, dan langsung masuk ke kamarnya.

Kesal, Jae Young menyusul Kang ha ke kamarnya dan minta penjelasan. Ia ingin tahu mengapa Pal kang ada di sini. Apa masuk akal bahwa Pal kang adalah pembantu mereka, atau bahwa Kang ha menjadi berantakan karena mereka, untuk alasan itu? Kang Ha mendesah, "Memang tidak masuk akal, tapi itu terjadi begitu saja."

Jun Ha masuk dan mencoba menenangkan Jae Young, ia berkata ini semua adalah idenya. Dan hanya untuk satu bulan. Tapi Jae young tahu karakter Kang Ha, ia bukan tipe orang yang setuju sesuatu yang tidak ia sukai. kang Ha menjawab, "Aku pikir aku juga tidak akan bisa bertahan dengan ini, tapi aku bisa bertahan dengan semua ini."

Di bawah, Tae Kyu menjelaskan pada Pal kang bahwa Jae Young menyukai Kang Ha dan biarpun Kang Ha tidak menyukainya mereka pasti pada akhirnya akan menikah juga. Tae Kyu berkata bahwa ini pasti melukai hati Pal Kang karena Pal Kang dulu sangat menyukai Kang Ha. Pal Kang berkata tidak, ia mengerti bahwa orang kaya akan menikahi sesamanya.


jae Young ingin bicara secara pribadi dengan Pal kang. Ia membuka tasnya, ia mengeluarkan cek (1 juta Won), dan berkata "Sepertinya kau memanfaatkan rasa simpati dari orang. Bagaimana jika kau berhenti mengganggu mereka dan pindah?" Dan lagi, bagaimana Pal Kang bisa berpikir mencampurkan keluarganya dengan Kang Ha? Pal Kang ragu2, lalu Jae Young berkata ia bisa menawarkan lebih banyak uang, dan Pal Kang bisa membawa keluarganya ke hotel.

Pal kang berpikir lama, dan mengaku bahwa dulu ia akan tergoda, "Tapi sekarang, Kau takut atas pandangan dari adik2ku maka aku tidak dapat meminta uang. Aku minta maaf."

Jae Young menyeringai,"Hidup seperti dirimu sekarang adalah mengemis."


Kang Ha masuk dan dengan tegas tanya pada Jae Young apa yang ia lakukan. Jae Young menjawab, "Kak, jangan melakukan apa2. Aku akan mengurusnya."

Kang Ha memperingatkan, "Kau melanggar batas." Kang Ha minta kopi pada Pal Kang. Lalu tanya pada Jae Young "Kau tidak pergi? Ini sudah malam." Jae Young melihat ke arah Pal Kang , lalu ia akan mengikuti Kang ha. Jun Ha menahannya dan berkata cukup untuk hari ini.


Pal Kang mengetuk pintu kamar Kang Ha membawakan kopi. Kang Ha bicara pada dirinya sendiri, "Kapan dia akan mau berpikir untuk tanya sebelum masuk?" lalu Kang Ha sadar sudah ngomong sendiri, "Aku sudah bialng untuk berhenti omong sendiri!"

Pal Kang minta maaf karena membuat Jae Young marah, lalu menambahkan, "Aku benar2 sangat berterima kasih untuk hari ini, dan benar2 merasa menyesal." Kang Ha menjawab bahwa Jae Young tidak perlu dipikirkan. lalu minta Pal Kang keluar.

Pal Kang berhenti sejenak dan ia memutuskan untuk tanya. Pal kang tanya ada "temannya" yang dalam hutang dan gajinya ditahan, apa ini berarti dia tidak akan dapat menerima pembayaran apapun?

Kang Ha tahu bahwa "teman" itu adalah Pal kang sendiri, maka ia menjawab "teman" itu bisa menerima sejumlah uang yang cukup untuk hidup sehari-hari dan sisanya akan dipotong untuk bayar hutang. Senang dengan berita ini, Pal Kang berterima kasih pada Kang Ha.


Jae Young minta Jun Ha mengantarnya ke bar. Ia ingin mabuk sampai mati. Jun Ha tidak mengerti mengapa Jae Young semarah ini, kau tidak mungkin terancam oleh Pal kang kan? Jae young menjawab, "Aku tidak punya harga diri serendah itu."

Jun Ha berkata Kang Ha hanya membantu orang yang memerlukan bantuan, tapi Jae Young membantah dan berkata, orang bisa melakukannya dengan uang, "bukan dengan membuat seseorang bertahan apa yang biasanya tidak tertahankan sebelumnya."

Jae Young tidak mengerti "dan ini membuatku marah." Jae Young menangis karena marah, ia menambahkan "Aku tidak tahu mengapa priaku menghinaku di depan wanita menyedihkan seperti dirinya. Ini konyol."

Jun Ha marah, mengapa Jae Young harus menangis karena ini? Jae Young lebih kuat dari ini.



Jun Ha masuk ke kamar Kang Ha dan ingin tahu mengapa Kang Ha sangat kejam pada Jae Young. kang Ha tanya, "Kapan aku tidak kejam pada seseorang?"

Jun Ha berkeras, "Dia menangis karena kau...Bahkan jika kau kejam dengan semua wanita di planet ini, jangan lakukan itu pada Jae Young. Menikahlah dengannya. Ia bahkan berkata ia akan menceraikanmu jika kau menginginkannya!" (kalo dah ada pikiran spt itu mengapa keukeuh mo nikah, Jae Young?)

Kang Ha tidak tertarik, dan membentak, "Jika kau merasa sangat buruk mengenainya, maka menikahlah dengannya." Jun Ha menarik baju Kang Ha dengan satu tangan, kemudian dua tangan, dan berteriak, "Bagaimana kau bahkan bisa bicara seperti itu ?"

Kang Ha merasa reaksi Jun Ha mencurigakan. Diaberteriak balik, "Apa kau pikir itu masuk akal untukmu bicara seperti itu?" Jun Ha berkata, "Dia temanku. Dia adalah teman paling berharga yang kumiliki!" Kang Ha membalas, "Apa benar seperti itu?"


Jun Ha marah sekali... ia menarik baju Kang Ha semakin mendekat ke arahnya.

Sumber :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...