Laman

Jumat, 03 Desember 2010

Wish A Upon Star (Episode 10)


Paginya, Ju Hwang membantu menyiapkan sarapan dan ia sangat puas dengan dirinya, Ju Hwang bercanda, "Aku tinggal menikah dengan Kang Ha." Pal Kang melihat adiknya dan tanya apa kau lebih suka pria daripada wanita ? Ju Hwang marah.."Kakak!" ia kesal dan malu.
Anak2 keluar dari kamar dengan pincang, Tae Kyu heran dan mereka berkata bahwa mereka tidur dengan kaki terikat satu sama lain agar Pa Rang tidak jalan2 lagi waktu tidur ke kamar Kang Ha. Kedua bersaudara Won baru sadar kalau anak2 sangat merasa tidak enak tentang Pa Rang.
Pa Rang mengeluh ia tidak nyaman tidur, Kang Ha minta anak2 untuk tidak mengikat kaki mereka lagi saat tidur.

Semua melihat ke arah Kang Ha, No Rang berkata jika mereka tidak mengikat kaki mereka, Pa Rang mungkin akan jalan2 lagi ke kamar Kang Ha. Kang Ha berkata ia tidak mau mereka meminta kompensasi padanya jika sesuatu terjadi pada kaki mereka.
Kang Ha bangkit dan mau kerja, Ju Hwang tanya bagaimana masakannya. Kang Ha berkata ya lumayanlah. Bagi Ju Hwang itu adalah pujian, jadi ia senang sekali.

Pa Rang tanya, "Sepertinya paman Kang Ha mencemaskan aku ya?" No Rang berkata itu hanya karena dia tidak mau membayar kompensasi, tapi Pa Rang tetap berkeras, "Kau benar2 tidak mengerti, paman pengacara benar2 menyukaiku!"


Di kantor, Kang Ha mencari info mengenai gaji Pal Kang yang ditahan dan terlihat terganggu dengan jawaban yang diterimanya. Jae Young masuk dan bertanya apa Kang Ha dengan sengaja memperlakukan dirinya begitu buruk di depan "wanita seperti itu" agar ia menyerah?

Kang Ha : "Dan apa maksud "wanita seperti itu"?"
Jae Young : "Apa kau benar2 tidak tahu? karena wanita murahan itu, aku bahkan mabuk kemarin malam! Aku tahu kau punya banyak cara tidak mengacuhkan-ku, tapi jangan melakukan itu lagi. Aku juga mengingatkan Jun Ha, tapi kau bisa menjadi bingung tentang wanita seperti itu. Jika kau terjebak dengan wanita aneh seperti dia hanya karena kau mencoba menyingkirkan diriku, kau akan berada dalam masalah besar."
Kang Ha : "Kau salah."
Jae Young : "Apa?"
Kang Ha : "Aku berkata kau adalah satu2nya wanita di dunia ini yang tidak kulihat sebagai wanita."
Jae Young : "Lalu?"
Kang Ha : "Itu berarti bahwa aku melihat semua wanita lain di dunia sebagai wanita."

Jae Young tanya apa maksudnya. Kang Ha berkata jangan pura2 tidak mengerti jika ia sebenarnya tahu.




Jae Young menarik Pal Kang ke ruangan sepi dan memberikan cek yang lain. Kali ini jumlahnya 10 juta Won! Pal Kang mengaku ia sangat tergoda dan banyak pikiran berkeliaran di kepalanya saat ini. Tapi, Pal Kang tidak bisa mengambilnya. "Jika aku mengambil uang ini sekarang, aku akan kembali menjadi Nona Jin yang tidak berguna. Ini mungkin adalah kejatuhan yang sangat besar, tapi juga yang terakhir dalam hidupku."

Jae Young berkata dengan dingin agar Pal Kang berhenti bertingkah sok gengsi dan agung, ambil saja cek ini. Pal Kang menjawab, "Ya, ini tampaknya benar, tapi aku ingin mencoba melakukan yang benar. Jika aku tidak ingin beakhir dengan kehidupan 10 juta won, aku kira aku harus menggertakkan gigiku dan berlaku benar sekarang."

Jae Young tidak menghargai tindakan Pal Kang, dan ia tanya dengancuriga apa sebenarnya rencana Pal Kang. Bagaimanapun, Pal kang akan pergi tanpa apa2 dalam satu bulan.
Jae Young : "Kau tidak berpikir seperti dalam fantasi Cinderella kan?"
Pal Kang : "Tidak. Aku punya impian yang lebih besar dari itu. Cinderella hanyalah seorang putri, isteripangeran, tapi ratu asuransi adalah ratu, Tidakkah kau bangga dengan itu? Kau adalah pewaris JK, maka mendengar bahwa karyawan rendahan-mu punya mimpi yang begitu besar seharusnya membuatmu senang."

Pal Kang mohon diri untuk kembali kerja, meninggalkan Jae Young yang tidak bisa menyembunyikan rasa cemburunya. (sebagian mungkin karena impian Pal Kang, bukan hanya karena Kang Ha, I think)



Kang Ha bertemu dengan pria dari perusahaan kartu kredit dan tanya mengenai credit Pal kang, Kang ha berkata akan menjadi penjamin Pal Kang. Jadi jika Pal kang tidak bisa membayar hutangnya ia yang akan bertanggung jawab, jadi mereka bisa berhenti memotong gaji Pal Kang. Kang Ha minta agar pihak kartu kredit mengurusnya tapi jangan mengatakan apa2 pada Pal Kang. (ckckck baik banget..)

Di Kantor, Jun Ha mendengar 2 org karyawan membicarakan kakaknya. Mereka dengar Kang Ha mengurus soal pemotongan gaji Pal Kang. Kang Ha adalah pemegang saham terbesar, bukankah ini berarti bahwa Kang ha akan siap2 memecat orang dan akan mengambil alih perusahaan? Dengan reputasi Kang Ha tidak seorangpun akan berpikir untuk mencurigainya jika ia membantu. Jun Ha merasa curiga.


Kakek Jung mampir ke rumah dan ia membawakan daging untuk anak2. Anak2 senang tapi menasihati Kakek agar jangan membuang uangnya untuk daging padahal Kakek tidak punya tempat untuk tidur. Pa Rang menceritakan semua makanan enak yang mereka makan akhi2 ini, Kakek terkejut mendengar Kang Ha mentraktir anak2 makan makanan mahal.

Tae Kyu masuk dengan semangat dan bekata ia memesan jajangmyun (mie hitam) untuk semuanya. Anak2 mengalihkan perhatian Tae Kyu dan berkata bahwa toiletnya rusak, agar Kakek bisa bersembunyi ke basement. Toiletnya tidak rusak tapi anak2 memuji Tae Kyu yang memiliki sentuhan ajaib sehingga toiletnya tidak jadi rusak, Tae Kyu senang dengan pujian mereka.

Ju Hwang mengingatkan kakek agar tidak membawa apa2 untuk mereka karena mereka hampir saja ketahuan. Kakek menjawab, ini kali pertama ia ditegur karena membelikan makanan.


Tiba2 Tae Kyu masuk, dan mereka tidak cukup cepat untuk menyembunyikan kakek. Anak2 tidak punya pilihan kecuali mengatakan bahwa Kakek Jung adalah kakek kandung mereka, dan Tae Kyu menerimanya bahkan ia mengingatkan anak2 agar jangan sampai ketahuan oleh pamannya, lalu ia membungkuk memberi hormat pada kakek :)

Tae Kyu juga menuangkan arak untuk kakek, ia ingin mendapatan hati kakek agar bisa dibantu mendapatkan Pal kang. Tae Kyu menjelaskan bahwa ia mncintai Pal Kang, dan sebagai putra tunggal dari orang tuanya yang memiliki supermarket besar di Amerika, tae Kyu akan mewarisi semuanya. Jadi, ia sangat berharap Kakek merestui pernikahan mereka.

Tea Kyu salah mengartikan, saat kakek berdehem ia pikir kakek setuju, Tae Kyu menelepon Pal kang dan berkata, "Kakek berkata ya untuk menikah!" Pal Kang menjawab, "Menikah saja dengan kakek."



Pal Kang menerima panggilan telp dari salah satu kliennya. Choi Man Ho. Ia sudah mengisi form asuransi ketika ia terserang kebutaan. Tapi perusahaan asuransi menolak klaim-nya dan tidak akan membayar polisnya. Meskipun mereka berkata mereka akan menguji lagi kasusnya, Man Ho tidak punya uang untuk menyewa pengacara. Maka Man Ho mulai mengemis di jalanan.

Pal Kang merasa kasihan dengan Man Ho, apalagi ketika anak perempuan Man ho yang masih kecil datang membawa makanan untuk ayahnya. Pal Kang berkata akan menanyakan ini pada supervisornya, tapi supervisor Pal kang berkata agar ia mundur saja dan jangan ikut campur. Serahkan pada yang harus mengurusnya.

Pal Kang tidak bisa diam saja dan menunggu tim hukum memeriksanya, maka Pal Kang menuju ke kantor Kang Ha untuk mengajukan kasus Man Ho. Ia minta Kang Ha mempercepat prosesnya. Pal kang bisa membuktikan kalau Man Ho benar2 buta dan tidak akan bisa bertahan jika kasusnya ditahan.


Kang HA tetap pada pendiriannya, serahkan masalah ini pada hukum. Kesal, Pal Kang berkata itu bukan uang Kang Ha, itu uang klien, maka mereka seharusnya melayani klien. Lagipula, hukum tidak berpihak pada oang miskin, tapi pada orang kaya dan punya kekuasaan (sama saja ya di mana2..)

Jun Ha juga membujuk agar Pal kang melepaskannya, jika klaim Man Ho benar, maka uangnya akan kembali. Pal Kang berkeras bahwa orang itu miskin dan tidak bisa menunggu. Kang Ha jadi tidak sabar dan menaikkan nada suaranya dan minta Pal Kang keluar. Pal Kang memandangnya :

Pal Kang : "Jadi semuanya bohong bahwa customer seperti keluarga, iya kan? Sekarang aku mengerti mengapa aku terbata2 setiap kali aku ada di depan klien. Ini karena aku tidak yakin jika aku menipu mereka atau tidak."

Pal Kang duduk dengan kesal. Jun Ha menawarkan minuman dingin dan menjelaskan bahwa Kang Ha selalu bekerja dengan rapi berarti ia harus yakin benar bahwa sebuah klaim itu memang benar sebelum diproses.

Pal kang berkeras bahwa ia sendiri melihat pria itu benar2 buta. Jun Ha berkata itu bagus, maka semua pasti lancar untuk pria itu. Jun Ha minta Pal Kang untuk tersenyum, menggoda Pal kang saat Pal kang senyum setengah hati. Klien Pal Kang pasti akan senang punya penasihat seperti dia, kata Jun Ha.

Eul Mal dan Jin ju melihat mereka dari jauh dan langsung merasakan bahwa Jun Ha menyukai Pal Kang. Ketika mereka mengatakan itu, Pal Kang protes, tidak mempercayainya. Tapi kedua temannya mendesak Pal kang agar mengusahakan hubungannya dengan Jun Ha.


Kang Ha ternyata merasa terganggu dengan kata2 Pal Kang. Kang Ha olah raga untuk mengusir kegalauannya. Jun Ha berkata Kang Ha lari lebih lama jika ada kasus yang mau diajukan ke pengadilan, mengapa begitu?

Di rumah, Kang Ha masuk kamarnya dan Pal Kang sedang mengganti seprai tempat tidurnya. Pal Kang minta maaf karena Kang Ha tidak suka jika ia ada di dalam saat Kang Ha ada, dan janji akan segera keluar. Kang Ha hanya menghela nafas dan berkata Pal Kang akan terus saja melakukan ini. Pal Kang merasa Kang Ha tidak marah, dan mencoba bertanya. Ia melihat Kang Ha sudah masuk di ruang kacanya (tempat Kang ha menyimpan rekaman setiap kasus), Pal Kang mengetuk pintu dan minta waktu sebentar.


Pal Kang mengajukan kasusnya lagi, dan ia menjelaskan bahwa Man Ho tidak mampu menyewa pengacara sendiri. Apa Kang HA punya teman pengacara hukum kemanusiaan, seseorang yang akan bekerja secara pro bono (gratis)?

Kang Ha tanya, "Apa kau minta aku mengenalkanmu dengan pengacara lawanku?" Kang Ha menaikkan alisnya, "Aku tanya karena aku benar2 ingin tahu. Apa kau bisa menjelaskan alasan mengapa kau minta kalau kau tahu itu konyol?"


Pal Kang : "Aku tipe orang yang langsung bicara apa yang ada di pikiranku."
Kang Ha : "Apa itu hal yang harus dibualkan?"
Pal Kang : "Siapa bilang aku membual? Bahkan ibuku berkata bahwa jika aku bertemu orang yang tepat, ia akan menyayangiku. Bukannya berpikir macam2 dan menjadi licik, orang yang mengungkapkan apa yang ada di pikirannya secara terbuka adalah orang yang lucu."


Kang Ha menegur Pal Kang. Pal Kang mencoba mengembalikan percakapan kembali ke topik semula, tapi Pal Kang sudah kehilangan konsentrasinya dan bertanya-tanya bagaimana mereka bisa sampai di sini. Kang Ha menyarankan agar Pal Kang memikirkannya dibawah.
Pal Kang bergumam, "Aku mulai dengan sesuatu yang penting..." Oh, baik, Pal Kang akhirnya turun.

Setelah Pal Kang keluar, Kang Ha menggerutu, "Lucu? Dia tidak bertanggungjawab." Lalu ingat, "Ah aku bilang juga berhenti bicara sendirian!"

Jun Ha melihat Pal Kang turun dan mengingatkan Pal kang bahwa Kang Ha tidak ingin Pal Kang di kamarnya jika ia ada di rumah. Pal Kang berkata Kang Ha pasti sudah menyerah karena hal itu, kemudian ingat mengapa ia masuk ke kamar kaca Kang Ha, ia ingin dikenalkan pada pengacara!

Jun Ha kaget mendengar Kang ha mengijinkan Pal Kang masuk ke ruang audionya. Jun Ha ke atas dan bicara dengan kakaknya. Jun Ha berkata bahwa Kang Ha tidak akan mengijinkan pembantu lain masuk ke kamar kacanya karena takut mereka akan mengacaukan semua peralatan audionya. Aneh mengapa ia mengijinkan Pal Kang masuk ke dalam. Kang Ha berkata, "Dia berkeras mau bersih2. Apa yang bisa kulakukan?"



Paginya, Kang Ha bangun dan merasa ada sesuatu di kakinya, tapi saat ia membuka selimut..ternyata hanya bantal. Kang Ha terlihatkecewa, ia berkata, "Aku bilang agar mereka jangan mengikat kaki mereka lagi jika tidur." (Kang Ha kangen ama Pa Rang )

Ketiga pria itu siap sarapan dan heran saat dapur kosong. Pal Kang sudah menyiapkan makanan dan meninggalkan pesan bahwa mereka harus melakukan sesuatu. Seluruh keluarga Jin pergi. (pasti mrk mulai kerasa rumah jadi spi ya..hehe )

Kemarin, Pal Kang mengalami kesulitan mencoba mendapatkan customer di pasar Dongdaemun, maka malamnya Ju Hwang mengusulkan agar mereka menggunakan taktik yang lebih menyolok. Ju Hwang berkata akan lebih efektif jika sekeluarga pergi bersama.


Taktik itu melibatkan ke-6 bersaudara dengan warna mereka. Pal Kang berkeliling dan mengenalkan dirinya, juga para saudaranya. Pal Kang bukan mau menjual polis, hanya menyebar kartu namanya. Tapi Pal Kang masih merasa tidak enak dengan cara ini. Ju Hwang mengoreksi, ini promosi. (benar juga..)


Pal Kang ingat lagi apa yang mau dikatakan pada Kang Ha, ia minta referensi Kang Ha pada satu pengacara temannya. Kang Ha menjawab, "Aku tidak punya teman." Pal Kang langsung membalas (menggunakan kata2 Kang Ha), "Apa itu sesuatu yang harus dibualkan?"

Maka Pal Kang minta Kang Ha mengenalkan pada salah satu kakak kelasnya, Kang Ha berkata ia juga tidak punya kakak kelas. Pal Kang tidak tahan dan tahu bukan tempatnya berkata demikian, tapi bagaimana KAng Ha bisa hidup seperti ini? Ini berarti jika ada masalah dengan Kang Ha, ia tidak punya siapa pun untuk membantunya.

Jae Young dan Jun Ha berjalan mendekat tepat saat Pal Kang menjelaskan bahwa ia menyadari saat ia kehilangan orang tuanya bahwa ia tidak punya hubungan dengan siapapun, dan setelah menjadi Nona Jin yang tidak berguna selama 5 tahun, teman kerjanya juga tidak ramah padanya.

Kang Ha menjawab, "Tidak ada alasan sesuatu akan terjadi padaku, tapi aku tidak peduli jika ada yang datang atau tidak," Pal Kang menasihatinya agar tidak berpikir seperti itu. Kang Ha berkata, "Apa kau tahu kita keluar dari topik permasalahan lagi?" Oops..lagi2 Pal Kang lupa apa yang akan dibicarakan dengan Kang Ha. Sekarang karena Kang Ha sudah terlanjur adu mulut dengan Pal Kang, Kang Ha mengeluh mengenai kebiasaan Pal Kang saat sarapan.

Tidak pantas untuk Pal Kang pergi begitu saja hanya dengan selembar catatan. Pal Kang harus menjelaskan itu dengan atasannya! Pal Kang bingung, Kang Ha keterlaluan, karena Pal Kang sudah melakukan tugasnya menyiapkan sarapan. Pal Kang bertanya-tanya apa alasan Kang Ha tidak punya teman karena ia sangat berpegang teguh pada peraturan?


Jae Young tanya pada Jun Ha, apa ia pernah melihat Kang Ha berbicara begitu banyak dengan seseorang sebelumnya. Jun Ha mencoba membuat Jae Young merasa lebih baik dengan beralasan bahwa Pal Kang memang punya kebiasaan ngobrol.

Jae Young mengeluh, ia benci dirinya sendiri karena ia marah akan sesuatu yang tidak penting, "Dan yang lebih kubenci adalah karena aku tetap saja ada di dekat Won kang Ha bahkan setelah ia berkata terus terang bahwa Kang ha melihat Pal Kang sebagai wanita."

Ini membuat Jun Ha terkejut, Kang Ha berkata seperti itu mengenai Pal Kang ? Ia yakin Kang ha hanya ingin membuat Jae Young kesal. Jae young menjawab, "Aku tahu. Tapi tidak seperti Kang Ha." Tidak seperti Kang ha yang kukenal, bercakap-cakap dengan Pal Kang, dan hal yang asing itu sangat kubenci.


Dalam kantornya Kang Ha bicara sendiri lagi, "Arrgh! Jangan terlibat Won Kang Ha, ini karena kau selalu terpancing bicara dengannya sehingga terseret."

Kang Ha berhenti, lalu bertanya-tanya (dengan gaya Pal Kang) "Tunggu, mengapa aku tadi keluar ruangan?" Kang Ha ingat..o iya, makan siang! (haha sudah ketularan Pal Kang dia..)


Kang Ha kaget saat Jae Young masuk ke kantornya. Jae Young tanya apa maksud Kang Ha saat berkata ia adalah wanita terakhir di dunia yang tidak dilihat Kang Ha sebagai wanita. Kang Ha tidak tertarik terlibat dalam argumentasi, tapi jae young menghalangi langkah kang ha dan tiba2 mencium Kang Ha!

Kang Ha kaget dan ia sama sekali tidak balas mencium Jae Young malah matanya terlihat bosan, Kang Ha mendorong Jae Young menjauh. Jae Young tanya apa Kang ha masih tidak berpikir bahwa ia adalah seorang wanita, dan Kang Ha membalas, "Tidakkah kau berpikir bahwa kau menjadi murahan?"

Tidak, kata jae Young. "Aku bahkan bisa membuka bajuku sekarang." Ketika Jae young berkeras bahwa ia mencintai Kang Ha, Kang Ha membantahnya. Jae Young hanya perlu dirinya untuk memenuhi ambisinya, keinginan -nya dan itu bukan cinta.

Jae Young : "Cinta memang harus kotor, dan kejam. bukankah itu bukti? Bukankah ini membuktikan cinta, mendapakan Jung Jae Young dengan cara kotor dan kejam seperti itu?"
Kang Ha : "Tidak. Itu membuktikan ambisimu."

Jae Young menghela nafas dan berkata pada dirinya sendiri, ia berharap ini adalah ambisi, maka ia akan bisa bahagia dengan orang lain.


Pal Kang pergi mengunjungi Man Ho, ia berhenti di penjual roti untuk membeli roti manis hangat untuk Man Ho. Pal Kang menoleh saat mendengar bunyi rem mobil dan ia melihat putri Man Ho yang hampir saja tertabrak mobil. Man Ho melihat anaknya dan langsung berhenti dari aktingnya dan lari ke arah jalan menuju putrinya.

Pal Kang terkejut dengan penipuan ini, Pal Kang mendekati mereka berdua. Man Ho minta maaf dengan menangis, ia mohon jangan dilaporkan pada polisi. Pal Kang merasa bersimpati, ia memberikan roti itu dan berkata, "Aku sebenarnya ingin menolongmu, tapi hanya ini yang bisa kulakukan. Aku minta maaf." Pal Kang menambahkan dengan nada menyemangati, "Tapi, ini bukan kehidupan seluruhnya. Jadi kuharap kau tabah."

Pal Kang pergi meninggalkan ayah dan anak itu, dia melihat Jang Soo (rekan sekantornya yg naksir Jin Ju), Jang Soo ada di sini untuk urusan klaim orang itu. Pal Kang kaget saat mendengar bahwa Jang Soo disuruh Kang Ha untuk mengumpulkan bukti2 nyata mengenai situasi orang itu. Sehingga Kang Ha bisa mengajukan kasus ini tanpa menunggu sidang. Keduanya menjadi susah percaya bahwa Kang ha benar2 minta melakukan hal ini, padahal tadi Kang Ha berkata ia tidak akan melakukannya.


Di rumah, Pa Rang menemui Kang Ha dan berkata (saat itu Pa Rang habis makan banyak), "Paman, aku tidak berada di sisimu karena kau membelikanku jajangmyun. Ini karena aku menyukaimu. jadi kau tidak akan bisa disingkirkan oleh kak Tae Kyu. Berjuang!" Pa Rang membungkuk dan pergi, "Selamat malam! Mimpikan kakakku!" (bwa hahaha)

Kang Ha mengomel, "Keluarga itu benar2 membuatku gila." lalu ia ingat, "Arrg, berhenti bicara sendiri." Ia bingung, "mengapa kau seperti ini, Won Kang Ha?"


Pal Kang datang dengan membawa teh hangat, Kang ha menolaknya, dan tanya dengan sarkastis, apa teh itu beracun? Pal Kang tertawa, "Bahkan jika kau melihat program komedi, kau tidak tertawa, iya kan?" Kau tidak mengerti mengapa mereka tertawa, iya kan? Dalam 5 tahun, Pal Kang belum pernah melihat Kang Ha tertawa. Kang Ha menjawab, "Aku tidak tertawa karena tidak ada yang harus ditertawakan. Oke?"

Pal Kang mengucapkan terima kasih karena Kang ha memperhatikan klaim Man Ho. Pal KAng menebak Kang ha juga merasakan hal yang sama dengan dirinya mengenai klaim ini. Kang Ha menjawab tidak, karena hukum itu adil, dia hanya ingin meyakinkan bahwa semuanya adil untuk semua customer.

Pal Kang mendesah, "Apa kau tidak bisa setuju saja denganku?" Apa harus berbicara dengan begitu dingin? Kang Ha : "Ya."

Jun Ha pulang dan melihat keduanya dari bawah tangga. Ia merasa terganggu.

Pal Kang menjelaskan bahwa Man ho akan melepaskan klaimnya, karena ternyata, Man Ho tidak buta. Pal Kang cemas dan ia tanya apakah ini akan membuat Man Ho dalam masalah karena penipuan, karena ia sudah melepaskan kasus ini, jadi tidak akan kena masalah, ya kan? Kang Ha membenarkan, tapi ia tetap menegur Pal Kang, seharusnya ia tahu jawaban yang sudah jelas ini.


Pal Kang merasa Kang Ha tidak sopan dan kasar saat menyuruhnya pergi, ia masuk ke kamar Kang Ha dan menanyakan mengapa ia begitu kasar. Kang Ha berkata sepertinya Pal Kang terlalu bebas karena ia janji tidak akan mengusirnya.

Pal Kang berkata, "Kau benar. Mengapa aku melakukan ini? Aku berkata pada diriku aku seharusnya tidak melakukan-nya, tapi jika aku melihatmu kata2 itu keluar begitu saja. Di masa lalu, aku ingin membuatmu terkesan, jadi aku selalu bicara dengan manis. Ini pasti karena aku sudah tidak punya perasaan apa2 lagi sekarang. Aku akan memikirkan kata2 mu. Percayalah padaku!"



Pal Kang meletakkan teh dan pergi, meninggalkan Kang Ha yang memikirkan kata2 Pal Kang.

Di lantai bawah, jun Ha mendengar Tae Kyu menelepon ibunya dan minta uang. Jun Ha tanya apa Tae Kyu bermasalah lagi, tapi Tae Kyu berkata ia akan membeli cincin berlian. Jun Ha berkata, "Apa perasaanmu ini benar?" Tae Kyu punya kebiasaan tergesa2. Tae Kyu menegaskan bahwa perasaan-nya benar dan menjawab bahwa Pal kang adalah jodohnya.

Dan, Jun Ha membantunya. Ia mengajak Kang Ha minum di bar. Pal Kang tiba beberapa saat kemudian, ia ditelepon Tae Kyu untuk datang ke bar. Kata Tae Kyu temannya mau mendengar penawaran asuransi.



Lalu sinar lampu menyorot ke arah Pal kang saat ia masuk. Pal kang bingung, ia melihat sekeliling dan pelayan menuntun-nya ke sebuah meja dengan bunga2 di atasnya.

Tae Kyu muncul di atas panggung dengan menyanyikan sebuah lagu yang liriknya mengatakan "Aku ingin hidup di sisimu." Saat Tae Kyu menyanyi untuk Pal Kang, Jae Young tiba di bar (dipanggil oleh Jun Ha, so apa sebenarnya maunya Jun Ha..?), Jun Ha mengamati setiap reaksi Kang Ha yang duduk di dekatnya, sebagai tes.

Lalu, Tae Kyu berlutut di depan Pal Kang dan memberikan cincin berlian pada Pal Kang. Mata Pal Kang terbelalak. Juga mata Kang Ha.


Hampir tanpa sadar, Kang Ha bangkit dari kursinya, ia membeku karena kaget, Jun Ha mencatat setiap reaksi Kang Ha, lalu Tae Kyu berkata, "Menikahlah denganku."

Sumber :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...