Laman

Jumat, 03 Desember 2010

Wish A Upon Star (Episode 7)

Pal Kang pulang setelah mengatakan semuanya di kereta dan ia mendapati Tae Kyu menunggunya di luar. Ia pikir Tae Kyu terkunci atau mabuk, Ternyata Tae Kyu memang menunggu Pal Kang.

Tae Kyu berkeras memanggil Pal Kang dengan nama saja yang sebenarnya tidak pantas karena Pal Kang lebih tua. Pal KAng berkali2 minta Tae Kyu memanggilnya noona. Tapi malam ini ia merasa lebih baik dan ia menawarkan untuk berteman dengan Tae Kyu dan membiarkan Tae Kyu memanggil namanya saja. Tapi Tae Kyu menolak menjadi teman saja. "Menikahlah denganku, Jin Pal Kang! Aku mencintaimu!"

Tae Kyun menarik Pal kang dalam pelukannya dan Pal Kang menendang kaki Tae Kyu. Pal Kang memperingatkan Tae Kyu agar menghentikannya. ketika Tae Kyu berkeras mau memanggil Pal Kang dengan sebutan belahan jiwa dan menambahkan, Jika kau menikahiku, kau dapat tinggal di rumah ini bahkan setelah satu bulan, Pal Kang mengakui bahwa itu bukannya ide yang buruk. Tapi, ia sudah memiliki 5 anak dalam keluarganya , jadi, tidak, Pal Kang tidak akan menambah satu lagi beban. haha...

Jun Ha mendengarkan percakapan mereka dari dalam mobilnya. Jun Ha terlihat tidak nyaman dengan kejadian itu.

Paginya, Kang Ha terbangun dengan kaget, ia merasakan ada seseorang tidur di dekat kakinya. Ternyata Pa Rang! ia berjalan dalam tidur lagi dan ia bergumam, "Aku punya penyakit berjalan dalam tidur. Kuharap kau mengerti." lalu menguap dan ia kembali tidur dengan pulas.

Kakak beradik keluarga Jin juga menyadari bahwa Pa Rang menghilang dan mereka mencari ke seluruh tempat di mana Parang berada. Kang Ha mengatakan bahwa Pa Rang ada di kamarnya dan minta mereka memindahkannya. Ju Hwang biasa mendisiplin adik2nya dan ia siap2 untuk memukul Pa Rang, Pa Rang harus bisa menahan dirinya agar tidak masuk ke kamar Kang HA.


Ju Hwang mengejar Pa Rang yang lari mengelilingi ruangan, Pa Rang janji akan lebih baik tidak perlu memukul pantatnya, dan Pa Rang sembunyi di belakang Jun Ha yang masuk dan membela Pa Rang.

Jun Ha membawa Pa Rang keluar, Ju Hwang mengejar mereka ia tetap berniat mendisiplin Pa Rang. Tae Kyu muncul dan berkata pada pamannya, "Mengapa kau melakukan ini padaa anak2? Mereka lebih akrab dengan aku." Tae Kyu pikir mereka main2.


Ini adalah akhir pekan, Pal Kang menyiapkan sarapan roti bakar, karena lebih mudah baginya. Jun ha melihatnya dan berkata bahwa Kang Ha tidak makan makanan seperti in. Tapi sungguh mengherankan, Kang Ha biarpun sambil ngomel, menyantap sarapannya juga.


Pa Rang adalah anak yang paling polos, Pa Rang langsung berkata pada Kang Ha : "Paman, kak No Rang berkata bahwa paman yang lain itu tampan, dan adikku berkata bahwa kak Tae Kyu lebih tampan. Tapi aku pikir kau adalah yang terbaik. Sejujurnya, kau seperti Power Ranger! Dan kau juga pintar berkelahi kan?" (bwa..hahaha..power ranger..ranger apa..? merah ?)

Kedua gadis cilik itu mendekati Jun Ha dan Tae Kyu untuk terus mempromosikan kakaknya. No Rang mengejar Jun Ha dan mendesaknya untuk mengatakan seperti apa perasaannya pada Pal KAng, sementara Cho Rok menemui Tae Kyu dan tanya mengenai Pal Kang. Saat Tae Kyu berkata bahwa Pal Kang adalah belahan jiwanya dan mengaku bahwa ia sudah melamarnya, Cho rok benar2 senang sekali dan mengucapkan selamat pada kakaknya. Pal Kang dengan santai berkata bahwa Ju Hwang juga harus memukul Cho Rok.

Jun ha mencoba menghindari pertanyaan No Rang dengan sopan dengan melarikan diri dari rumah. Tapi no Rang terus menempelnya dan tanya mengenai kakaknya. Lalu, apakah Jun Ha tahu bahwa kakaknya memiliki kaki yang indah? Lihatlah! Kakinya benar2 ramping! (hehehe..)


Kang Ha heran mengapa rumah begitu sunyi. Kang Ha turun ke lantai bawah. Ju hwang berkata bahwa Pal Kang pergi belanja dengan yang lainnya, kemudian Ju Hwang segera berlari ke toilet, ia masih berjuang dengan konstipasinya (krg serat ya..). Kang Ha melihat Nam hampir jatuh dari atas meja, ia langsung menangkapnya, tapi kemudian Nam menangis karena lapar.

Kang Ha berteriak agar Ju Hwang segera keluar dan mengurus Nam, tapi Ju Hwang belum akan selesai dan ia memberi instruksi pada Kang ha bagaimana menyiapkan susu formula. Kang Ha benar2 kelabakan tapi ia bisa mengatasinya juga, tapi ia susah mengetes suhunya, Ju Hwang mengingatkannya agar mengetes dulu, jangan sampai terlalu panas.



Kang Ha mencoba mengocok botol susu ke mulutnya untuk mengetes suhunya, tapi justru menyemprot ke seluruh wajahnya. Kang Ha frustrasi, akhirnya ia menyedot susunya haha..bayi gede..Lalu Pal Kang datang dan ia melihat Kang Ha.



Pal kang berkata itu jorok. Kang Ha membela diri, ia hanya ingin mengecek suhunya, kemudian ia menyerahkan Nam pada Pal Kang. Kang Ha merasa kesal dan malu. Kang Ha mendengar kata2 Cho Rok yang membuatnya membeku, "Dia pasti tidak tahu bagaimana melakukannya. Aku kira pengacara seharusnya pintar." Pa Rang membela Kang Ha tapi justru lebih buruk, "Aku kira kami mirip."


Tae Kyu cekikikan melihat pamannya melakukan hal yang konyol, ia berkata bahwa karisma Kang Ha terpukul karena Pal Kang.

Malamnya, Pal Kang mempelajari buku panduan asuransinya sementara adik2nya tidur, tiba2 hidungnya berdarah. Pal Kang akan membersihkan hidungnya dan ia bertemu Jun Ha, yang menawarkan susu hangat padanya, lalu mereka duduk bersama dan ngobrol. Pal kang menyebutkan betapa berbedanya Jun Ha dan KAng ha. Jun Ha menjawab, "Wanita hanya menyukai kakakku." Pal Kang menjawab dengan loyalitas, "Itu karena mata wanita itu salah!" Tapi ia dulu juga salah satu dari para wanita itu, maka Jun ha tanya, "Kau juga?"


Jun ha berkata Pal Kang pasti terlalu keras bekerja sampai hidungnya berdarah. (Rule Kdrama, Hidung berdarah tanda terlalu keras bekerja, bukan indikasi kanker lo...) Pal kang menjawab, "Tapi kau tahu, aku merasa benar2 senang." Pal Kang tidak pernah mengalami hidung berdarah sebelumnya karena mengerjakan sesuatu.

Jun Ha mengerti, "Kau tahu bagaimana rasanya belajar sepanjang malam, lalu pergi ke sekolah dan bohong bahwa kau tertidur dan tidak belajar?" Pal Kang menyangkal, "Itu tidak pernah terjadi padaku." Jun Ha, "ya itu yang akan aku katakan, dan ketika aku pergi ke kamar mandi hidungku berdarah dan aku merasa baik karena itu berarti aku belajar dengan keras.'



Pal Kang janji akan menyimpannya sebagai rahasia juga. Pal KAng tertawa dan berkata mereka harus mulai membuat organisasi rahasia atau sesuatu dan lalu mengucapkan selamat malam. Saat mereka berpisah, Jun Ha berhenti dan melihat ke belakang pada Pal kang dengan pandangan serius, Jun Ha sadar ini adalah pertama kalinya ia melihat Pal Kang sebagai wanita dalam keadaan sadar.


Tugas berikutnya dari Boss Pal Kang adalah . "Biarkan mereka mengetahui bahwa kau bukan orang asing." Pelajaran dasar ini adalah cara boss-nya melatih Pal Kang dalam pekerjaannya, tidak mengikuti aturan2 spesifik tapi mengajarnya menjadi lebih tulus, meskipun Pal Kang bertanya-tanya bagaimana ia bisa mengerjakan tugas2 ini. (actually, Pal Kang benar2 beruntung, boss mana yang mau mengajar spt ini..ngasih hadiahnya gratis lagi.. )

Salah seorang rekan kerja Pal Kang, Jang Soo (yang naksir berat dengan Jin Ju), mendengar ada kesempatan kerja untuk Pal kang sebagai model. Pal kang cocok dengan pekerjaan itu. Pal Kang mengucapkan terima kasih atas perhatian Jang soo tapi ia menolak. Pal kang komitmen akan serius di bidang asuransi.


Kemudian ia mampir ke kantor salah satu klienya dan mendengar bahwa ayahnya meninggal. Pal kang datang ke pemakaman. Kliennya yang tidak mengharapkan kedatangan Pal KAng merasa heran. Pal kang bahkan tetap tinggal dan membantu beres2 setelah para tamu makan. (di Korea, kalo ada pemakaman, pasti juga ada makan2)


Pal kang jadi terlambat pulang ke rumah, jadi anak2 yang menyiapkan makan malam. Yang mengejutkan, mereka bagus juga melakukannya dan masakan mereka malah lebih enak dari masakan Pal kang! Kedua gadis cilik itu melayani Jun Ha dan Tae Kyu dengan istimewa, tapi tampaknya mereka tidak hanya mempromosikan kakaknya, tapi mereka jadi benar2 suka dengan Jun Ha dan Tae Kyu hehe. Jun ha merasa tidak enak dan bahkan Kang HA juga harus bersabar menghadapi pemujanya, yaitu Pa Rang!

Ada kejadian lucu, saat Tae Kyu pulang membawa bunga untuk Pal Kang yang tidak bisa ia berikan karena Pal Kang belum pulang. Maka Jun Ha mengira itu untuk ulang tahun Kang Ha, dan Kang Ha sudah tersenyum senang.yang langsung lenyap dari mukanya saat Tae Kyu berkata bunga ini untuk Pal kang.

Ketika Tae Kyu mengumumkan bahwa ia akan menikahi Pal Kang, Kang Ha membentak, "Kau berkata kau berhenti memakai obat2an!"

Klien Pal kang mengucapkan terima kasih dan meminta Pal Kang pulang. Pal kang berkata ia akan tinggal sebentar lagi sampai tamu2 pulang, dan ia melihat ibu kliennya duduk dan menangis sepanjang malam. Pal kang mendekatinya dan wanita itu berkata ia dan suaminya selalu bertengkar sepanjang waktu dan ia pikir ia akan merasa bebas kalau suaminya meninggal. Tapi sekarang tidak ada orang yang bisa ia ajak berkelahi, dan ia merasa kosong. Ada lagu lama yang selalu dinyanyikan suaminya dan Pal Kang mau menyanyikannya untuk wanita itu hanya ia tidak familiar dengan lagunya. Pal kang janji akan mempelajarinya dan menyanyi untuk wanita itu nanti.

Ketika Pal Kang sampai rumah, Pal Kang menemukan nasi dan paket sup rumput laut dengan catatan Jun Ha yang mengingatkannya bahwa besok adalah hari ulang tahun Kang Ha. Karena Pal kang mungkin capai, Jun Ha membeli sup sehari lebih awal. (Sup rumput laut biasa dinikmati saat sarapan di hari ulang tahun.) untuk membantu Pal kang.



Paginya, Pa Rang tidur lagi di tempat tidur Kang Ha. anak itu bergumam, ia minta maaf kemudian tidur lagi dengan nyenyak. Kang Ha menggerutu, "mereka semua berkata maaf, lalu tetap saja melakukan yang mereka suka." Tapi hari ini, Kang Ha menarik selimut dan menyelimuti Pa Rang! wow..


Ju Hwang mencari adiknya dan ia mau memukulnya lagi. Kang Ha meninggalkan ruangan dan membiarkan Ju hwang menegur Pa Rang. Ju Hwang marah dan berkata Pa Rang tidak boleh tidur di kamar Kang HA. Kang ha senyum mendengarnya tapi senyumnya lenyap saat Ju hwang berkata, Pa Rang harus hati2 dengan Kang ha karena Kang Ha bukan orang baik.

Pa Rang menjawab, "Tapi kupikir ia punya kepribadian yang baik." Kang ha senyum lagi..lalu lenyap lagi saat Ju Hwang membantah, bahwa Pa Rang tidak mempunyai selera memilih orang.



Saat sarapan, Kang Ha terlihat sangat senang dan bahkan ia tidak berusaha menyembunyikannya saat ia dihadiahi dengan sarapan istimewa di hari ulang tahunnya. Sebagai tambahan sup rumput laut, Pal Kang membuat japchae (tumis soun sayuran, aku suka buat ini juga cuma bayamnya ku ganti dg cai sim dan tambah udang, jamurnya jg ngga pake shitake tapi jamur kuping aja hehe.). Kang Ha mencicipinya...



Wajahnya segera berubah..yang mengatakan bagaimana rasanya...juga wajah yang lain. Pal Kang tidak merendam soun-nya dulu sehingga soun-nya keras haha.. (tapi Korean Japchae sebenarnya ngga pakai soun tapi sejenis soun dari tepung ubi, atau sama ya..)

Japchae...kaya soun goreng atau bihun goreng lah..


Di kantor, Pal kang minta Eun Mal untuk mengajarinya lagu yang disebut ibu kliennya. Pal Kang berlatih menyanyikan lagu itu. Jae Young jalan dengan Hun Ha dan menegurnya lagi dengan wajah dan nada menuduh.

Jun Ha merasa tidak ada tindakan Jae Young yang berlebihan. Tapi membandingkan Pal Kang dengan wanita gila, itu tidak adil. Kata Jae Young, "Ada seseorang yang lain yang seperti itu. Setiap kali aku melihat wanita itu atau Jin Pal KAng, aku benar2 kesal."

Pal Kang sudah menguasai lagu itu dan kembali ke upacara pemakaman (biasanya upacara pemakaman sekitar 3-7 hari) untuk mencari ibu kliennya. Ternyata wanita itu pingsan dan sekarang ada di RS. Maka Pal Kang dan baby Nan mengunjunginya ke RS.

Ju Hwang mendapatkan kerja paruh waktu seperti melayani klien dan bersih2. Ia berkata pada adiknya bahwa ia keluar dengan teman tapi No Rang yakin kakaknya bohong. Karena Ju Hwang tidak konsisiten, pertama ia berkata ia ada di perpustakaan, sekarang bersama teman? Pa Rang menebak, "Dia pasti ke perpustakaan, lalu pergi ke temannya." Cho Rok berkata Pa Rang pasti tidak tahu apa itu perpustakaan. Ia berkata itu tempat untuk membaca buku. Sekaarng Pa Rang mengerti keraguan saudaranya, "Buku?" Berarti kakaknya bohong, kemana kakak sebenarnya pergi? (guess what..membaca bukan kebiasaan keluarga ini..)

Jun ha membawa Kang Ha dan Tae Kyu merayakan ultah Kang Ha dengan minum2 dan juga membawa 3 wanita untuk duduk bersama mereka. Tapi ketiga wanita itu bukan hostes, mereka sesama pelanggan teman Jun Ha. Jun Ha sudah membuat janji dengan seorang diantaranya untuk menggoda Tae Kyu. Ini adalah cara untuk mengalihkan Tae Kyu dari pemikiran untuk menikahi Pal KAng.

Jun Ha menjelaskan tujuannya pada Kang ha, dan reaksi Kang ha : "Tapi kau bilang malam ini untuk aku." kang Ha cemberut. Jun Ha menjawab, "Ini karena harus bisa dipercaya."

Kang Ha tidak tertarik dengan wanita yang bergelayut di lengannya, maka ia keluar dan pergi lebih awal, tepat saat Jae Young tiba dengan membawa hadiah. Padahal Kang Ha sudah berkata pada Jae young, "Aku ini seorang pria. Aku bukan pria gila yang menghabiskan ulang tahunku dengan adik perempuanku." Kang Ha jelas2 menolak Jae Young, dan Jae Young selalu mengabaikan penolakan Kang Ha. Seperti malam ini, Kang Ha menerima hadiah Jae Young tapi ia tidak memerlukan Jae Young untuk menemaninya, jadi ia tetap pulang lebih awal.



Jae Young merasa sakit hati dan mulai mabuk. Paling tidak rencana Jun Ha berjalan sukses untuk Tae Kyu. Karena Tae Kyu tampaknya menyukai gadis yang ada di dekatnya, ia mabuk dan berkata bahwa gadis itu adalah belahan jiwanya dan ia melamar gadis itu. (berarti ini habit ya..)


Di rumah, Pa Rang jalan dalam tidurnya lagi dan masuk ke kamar Tae Kyu yang kosong. Pa Rang kemudian keluar ke ruang tamu, dimana ia main dengan dua benda yang berbahaya, pemantik api dan kembang api.

Pa Rang tanpa sadar menyalakan kembang api dan apinya menjilat sofa yang membuat Pa Rang terbangun dan mencoba memadamkan api dengan tangannya.

Untungnya Kang Ha masuk dan menarik pa Rang menjauh lalu ia memadamkan api dengan mantelnya. Pal Kang masuk beberapa menit kemudian dan langsung berlari ke arah adiknya, yang terisak dan mencari ibunya karena ketakutan.

Kang Ha berhasil memadamkan api, tapi ia menoleh dengan pandangan murka pada Pal KAng dan berkata, "Pergi segera. Sekarang juga! Keluar!"

Pal Kang sudah melihat jari2 adiknya yang terbakar, dan kemarahan Kang Ha memicu kemarahan Pal Kang. Dengan marah, Pal Kang menampar pipi Kang Ha.


Kang Ha berteriak bahwa rumah ini bisa saja terbakar, dan Pal Kang berteriak balik, "Adikku bisa saja mati, dasar brengsek tidak punya hati!"

Sumber :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...