Laman

Sabtu, 28 Juli 2012

You Are My Pet (Part 6 - Tamat)

Woo Seong siap akan berangkat bertemu Eun Yi. Lee Yeong Eun menahannya, ada yang harus ia katakan pada Woo seong. Ia hanya perlu 5 menit saja. Ah..dasar..

Momo melihat ponsel Eun Yi ketinggalan dan penuh dengan panggilan dari Cha Woo Seong. Eun Yi telp Momo dan mengira ini nomor Woo Seong.
Momo heran, Eun Yi? kau telp orang tanpa tahu nomornya? Orang itu masih belum datang?

Momo langsung naik sepeda mencari Eun Yi. Melewati Color Park dan menemukan Eun Yi di depan gedung pertunjukan. Eun Yi bingung, Woo Seong belum datang dan semuanya pasti jadi seperti ini. Seperti kencan2nya dulu, kalau ia pergi maka mereka akan menuduhnya sebagai wanita yang tidak sabaran dan kurang toleransi.

Eun Yi : Tapi nomor telpnya..aku tidak bisa ingat. Dia orang yang kusuka tapi aku tidak bisa mengingat nomornya.

In Ho menghela nafas dan tampak kesal pada Eun yi. In Ho dengan tenang mengajak Eun Yi pulang. Eun Yi tidak mau, ia tidak ingin menangis di rumah. In Ho bersedia menjadi apa saja yang diinginkan Eun Yi.

Eun Yi : Bukankah kau selalu seperti itu?
In Ho : Apa sekarang kau jatuh hati padaku?
In Ho menarik Eun Yi untuk jalan-jalan.

Keduanya minum champagne di tepi kolam. In ho berkata ia pernah membaca kalau hubungan pria - wanita itu bagaikan tarian yang ditarikan dengan hati2. Membuat gerakan yang indah. Tapi jika aku tidak hati2 aku bisa membuatnya salah langkah. Aku jadi takut. Ini karena aku masih muda, ya kan?

Eun Yi menarik baju In Ho, kau sama sekali tidak muda. Ini karena kau berhati-hati.

In Ho melihat orkestra jalanan. Ia langsung berdiri dan mengajak Eun yi menari.


Eun yi awalnya malu, tapi akhirnya keduanya dansa gila-gilaan.

In Ho harus menyeret Eun Yi pulang. Eun yi tidak bisa berdiri tegak karena mabuk. Eun yi yang masih dipengaruhi alkohol berkata akan menuruti semua keinginan In Ho, karena ia sedang senang.

In Ho berkata jika kau bisa memanggil namaku, maka aku mungkin akan melakukan sesuatu. Panggil namaku..
Eun Yi ketawa, ah ..kau adalah..Momo. Momo..Momo..

In Ho ketawa, bukan..bukan itu. Ia mendekat ke arah Eun Yi. In ho merasa ada orang masuk dan ia tertegun.

Cha Woo Seong masuk dan melihat keduanya, dalam posisi yang tidak menguntungkan memang.

Cha Woo Seong tentu saja tidak bisa mengerti. Jadi selama ini anak anjing yang sangat kau sayang itu adalah..dia? Ini jelas tidak mungkin.
Woo Seong pergi dengan marah.

Paginya, In Ho mencari Woo Seong di kantor. Woo seong sudah hampir kehilangan kesabaran dan akan memukul In Ho. Tapi membatalkannya. Ia berkata kalau Eun Yi mengambil In Ho karena kasihan.
In Ho marah, Ajussi! Kata2mu yang terakhir itu membuatku tidak senang. In Ho memukul Woo Seong lebih dulu.

Woo Seong dan In Ho akhirnya berkelahi di kantor. Rekan kerja eun yi melihat keduanya dan Mi sung langsung lari memanggil Eun Yi.

Eun Yi muncul. Ia terkejut melihat keduanya, hentikan! Tiba2 ponsel Eun Yi bunyi.
Dari Boss, yang mendengar keributan itu dan meminta Eun Yi tanggung jawab. Boss tidak mau tahu.

Eun Yi pergi meninggalkan kedua pria itu tanpa bicara. In Ho mengikuti Eun Yi, sampai di kereta bawah tanah. Eun yi kesal, sampai sejauh apa kau akan mengikutiku? In ho mencemaskan Eun Yi dan Eun yi berkata : Ini sama sekali tidak ada hubungannya denganmu.

In Ho merasa Eun Yi kejam, ada orang seperti aku seekor hewan peliharaan yang diperlakukan dengan kejam.
In Ho ingin tahu apa artinya dia bagi Eun Yi. Eun Yi marah, kenapa bisa jadi seperti ini? Lepaskan saja aku.
In Ho : Aku tidak akan mati meskipun kau tidak merawatku.
Eun Yi : Kalau begitu pergi saja. Akan lebih baik kalau kau pergi. Kenapa orang2 selalu ingin aku merasa bersalah.

Eun Yi berbalik. In Ho menariknya dan memaksa mencium Eun yi. Eun Yi mendorong In Ho dengan marah. In Ho pergi.
Untuk beberapa lama In Ho tidak pulang dan Eun Yi lama-lama merindukan In Ho juga.

In Ho mengirim video call. semua teman Eun yi ikut melihat.

(Wajah Jang Geun Seok kalau seperti ini mirip Isabella Bliss, mungkin struktur tulangnya ya)

In Ho berkata yang terjadi waktu itu adalah sisi lain darinya. Ia mohon Eun Yi menerimanya lagi jika ia kembali menjadi Momo. Karena ia sangat menyukai Eun Yi dan akan pergi minggu depan. Kuharap kali ini kau bisa datang ke pertunjukan.

Lalu In Ho bersin2. Ia rekaman di bawah siraman air dari selang. Bukan hujan. Hanya untuk efek dramatis saja.

Eun Yi akhirnya mengembalikan cincin dari Woo Seong. Woo seong mengerti, memang sudah ada orang lain di hati Eun Yi. Eun Yi bahkan tidak pernah menegur Woo Seong saat ia berkelahi dengan In Ho.
Woo Seong patah hati dan pergi main game memukuli buaya.

It's show time! semua datang menonton pertunjukan In Ho. Eun yi sudah menyiapkan buket bunga untuk In Ho.

Pertunjukan mulai. Tokonh utama wanita dan para penari sudah masuk panggung dan memberi kode untuk Kang In Ho.
In Ho tampak tegang, lalu ia jalan ke arah tokoh utama wanita dan ..

lokasi tiba-tiba berubah hahaha..In Ho ada di taman indah, siap menikah dengan kekasihnya.

Ok, just enjoy Jang Geun Seok'performance.


Eun yi berkhayal, dia tiba2 berubah menjadi tokoh utama dan masuk dalam cerita. Lalu menari bersama In Ho hahaha..
Pertunjukan sukses besar. Semua pemain memberi hormat.

Standing Ovation, dia atas dan bawah stadium.

Eun Yi ingin memberikan bunga untuk In Ho, tapi kalah dengan fans In Ho yang mulai banyak jumlahnya. Eun yi pergi diam-diam. Padahal In Ho sangat menunggu Eun yi.

Kamar In Ho mulai dikosongkan sedikit demi sedikit. In Ho pergi. Eun Yi mulai kehilangan In Ho. Ia menemukan kalung Momo di wastafel dan merindukan In Ho.
Eun Yi terkenang semua masa indah bersama In Ho.

Kim Jin Ah tidak tahan. Ia menemui Eun Yi , sudah beberapa hari aku tidak melihatmu. kau tidak apa-apa? Kau bahkan tidak membalas smsku. Orang itu pergi hari ini kan? Kau tidak pergi?

Eun Yi bingung, mau bicara apa pada In ho. Terima kasih, maaf, sayang sekali dan sedih. Aku tidak tahu harus mengatakan apa.
Jin ah : Katakan saja seperti itu juga tidak masalah. Dasar bodoh.

Eun Yi sadar dan langsung lari.

Satu Bulan Kemudian

Eun Yi kerja seperti biasa. Meskipun ia sulit sekali rasanya membuka mata tanpa Momo. Eun Soo sekarang yang harus bersih2 rumah.
Eun Yi melakukan interview artis dan merayakan terbitnya majalah bulanan mereka.
Setiap hari menunggu dan berharap..

Eun Yi harus menghentikan taksi. Ia berebut dengan seorang pemuda. Ternyata pria itu Kang In Ho.
Eun Yi langsung melepaskan pintu taksi dan mencengkeram baju In Ho. In Ho bingung, apa yang terjadi? Eun yi marah, apa yang terjadi? Kau menghilang dan muncul begitu saja! Dan kenapa pesawatmu cepat sekali terbang? Berarti waktu di bandara Eun Yi tidak ketemu In Ho.

In Ho justru terkejut, kau ke bandara? Lalu dengan wajah puas, tanya : Kenapa?

Eun yi : Kenapa? kenapa? A..aku ini majikan dan kau hewan peliharaan. Aku masih tidak berniat membuangmu.
In Ho menyeringai, ia tahu itu cuma alasan saja.
Eun Yi : Bukankah prinsip hewan peliharaan di dunia ini adalah tetap di sisi majikannya? Jadi..
lalu kenapa kau kesini?
In Ho berkata ia hanya akan pulang sebulan saja dan kembali lagi, ada orang yang harus ia temui dan juga tempat yang harus didatangi. In Ho sebenarnya sudah pulang kemarin dan akan mengontak Eun Yi.
Eun Yi marah, kau sudah pulang kemarin dan baru akan mengontakku? Eun Yi memukuli dan mengejar In Ho.

Keduanya berdiri di jembatan, menikmati langit senja.

Kang In Ho mencium Eun Yi

Epilog :
Sekarang giliran Eun yi yang jadi pet, namanya Nicole. Kang In ho memberinya makan, tapi Nicole protes, makanan-nya tidak enak. Nicole ingin mandi, In Ho menawarkan diri membantu. Nicole marah, apa kau mau membangun kuburan besok pagi? In Ho tetap saja menyusul Nicole.
In Ho mengajak Nicole jalan2 setelah makan dan melemparkan makanan lalu minta Nicole menangkapnya.
Keduanya akhirnya duduk membaca di bawah pohon.
Begitulah keduanya hidup as a master and a pet.



Sumber:
http://kadorama-recaps.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...