Laman

Sabtu, 28 Juli 2012

You Are My Pet (Part 5)

Eun Yi pulang dan melihat Momo sebagai anjing sungguhan. Ayo masuk Momo..tidurlah di sampingku. Eun yi curhat, bagaimana ini ..kau sungguh adalah temanku. Apa aku harus menikah? Dia benar2 orang yang kusukai.
Eun Yi menghela nafas, hidup sendiri..kalau sudah tua kau akan kesepian.

Momo menjawab akan terus ada di sisi Eun Yi. Eun Yi tiba2 sadar dan melihat In Ho. Ia teriak dan mendorong In Ho sampai jatuh, kau ini sebenarnya apa? Kenapa membuatku bingung?
In ho : Pada akhirnya aku yang akan terluka.
In Ho berdiri dan akan mendekati Eun Yi. Eun Yi jatuh karena panik.

In Ho memainkan jari diatas wajah Eun yi, mungkin terapi agar bisa tidur ala Kang In Ho. Eun Yi menangkap tangan In Ho dan berkata ia tidak apa-apa.
In Ho memegang tangan Eun Yi erat2 dan menahannya di bantal. In ho membungkuk ingin mencium Eun Yi.

Eun yi panik dan melarikan diri sambil membawa selimutnya. Keduanya tidak bisa tidur sepanjang malam. Bingung dengan status mereka hahaha..

Eun Yi bertemu Woo seong di kantor dan minta maaf karena kejadian waktu itu. Woo seong pura2 ngambek, tapi ia tersenyum dan berkata ia mengerti.

Woo Seong mengeluarkan kotak hadiah, isinya kalung untuk Momo. Woo Seong ingin main ke rumah Eun Yi dan berkenalan dengan Momo.

Eun Yi syok. Ia langsung lari pergi. Woo Seong hanya tersenyum geli dan jalan pergi.

Eun Yi sibuk bersih2 rumah. Ia panik sekali. In Ho main gitar di dekat Eun Yi untuk menggangguunya.

In Ho mengelus anjing milik ayah Eun yi yang dipinjam untuk berperan sebagai Momo. In Ho berkata Eun yi bodoh sampai harus meminjam anjing itu.
Eun Yi mengiyakan, sunbae ingin sekali melihat Momo. Lalu Eun Yi panik karena waktunya sudah mendekati kedatangan Woo seong.
Eun Yi buru-buru mengusir In Ho. Jangan sampai terlihat Woo Seong.

Terlambat! Saat In Ho keluar, Woo Seong baru akan menekan bel. Ketiganya bertemu di depan. Eun yi berkata kalau In Ho adalah adik sepupunya yang minta diajari bhs Inggris. Eun Yi langsung mengusir In Ho.

Woo Seong bertemu 'Momo' dan ia menyukai anjing itu. Tapi anjing itu justru kencing dan membasahi baju Woo Seong. Eun Yi meminjamkan t-shirt untuk Woo Seong.
Woo Seong menarik Eun Yi dan ingin menciumnya lagi.

In Ho muncul, Noona..ada yang ingin kutanyakan. Apa kau bisa menerjemahkan ini?
In Ho ini kelihatan banget cemburunya hahaha..

Woo seong terkejut dan hampir kehilangan keseimbangan. Ia menginjak mainan Momo dan menjatuhkan cincin untuk Eun Yi. In Ho mengambil kotak itu dan mengamati cincinnya.
In Ho mengajak Woo seong main game.

Ini cara In Ho menantang Woo Seong. Main game pingpong, lalu game boxing.

Sampai akhirnya keduanya bertanding lari. Eun yi menerjemahkan dokumen sambil geleng kepala melihat keduanya. In Ho dan Woo seong kelelahan dan jatuh tergeletak di lantai.

Teman-teman Eun Yi datang, mereka terpana melihat dua pria keren di rumah Eun Yi. Putri Ah Yeong langsung memeluk In Ho. Oppa..aku menyukaimu.
Malamnya, In Ho tanya jika Eun yi menikah, apa Eun yi akan membawanya juga. Eun yi kesal, apa kau tidak bisa berpikir?

In Ho ragu, apa dia harus keluar negeri. Yeong Soo berkata penari profesional itu ingin bertemu In Ho dan ini adalah kesempatan bagus. Yeong soo tanya apa ini karena wanita itu.

In Ho berkata wanita itu racun, apa aku harus keluar dari rumah itu?

Eun Yi belanja untuk kebutuhan harian dan ia mendapat tawaran makan dari Woo seong. Herannya Eun yi menolaknya, ia berbohong dan berkata masih ada di kantor karena banyak pekerjaan.

In Ho dan penari lain latihan keras. Tapi Sutradara masih belum puas dan marah2. Mereka terus menari berulang kali.

Eun Yi masak untuk In Ho dan menunggunya pulang. Tapi sampai malam, In Ho tidak pulang.

Eun Yi mulai bingung. Ia mencemaskan Momo, jangan2 Momo ditabrak mobil, atau jatuh berguling-guling ke dasar gunung?
Jin ah dengan santai berkata, mungkin dia punya hubungan pribadi. Maaf saja, dia itu pria dewasa yang sehat. Kau baru akan mencemaskannya jika ia tidak pulang 2 atau 3 hari.
Jin Ah mengusulkan mencari Momo di tempat yang biasa dikunjungi Momo.

Eun Yi menemukan Momo tidur di studio tari. Eun Yi tanpa sengaja menginjak tangan Momo ugh..Eun Yi heran kenapa Momo disini. Momo berkata ia menginap di studio karena latihan mereka belum bagus.
Momo heran, apa Eun Yi mencemaskannya.

Momo merangkak dan memeluk pinggang Eun Yi. Ia tanya Eun Yi makan apa, kenapa perutnya jadi buncit. Eun Yi ngamuk lagi.

Momo dan Eun yi jalan pulang. Momo ingin diijinkan tidur di samping Eun Yi. Keduanya terkejut saat melihat seorang tamu di depan rumah Eun Yi.

Lee yeong Eun datang dengan dokumen. Ia memberikan dokumen itu pada Eun Yi lalu pergi. Yeong Eun tahu sekarang kalau Momo itu adalah manusia.

Cha Woo Seong akan pergi selama 3 th, ia ingin mengajak Eun Yi. Ia berkata Eun yi pasti akan bisa mencari pekerjaan di tempat yang baru, atau tidak kerja juga tidak apa-apa. Woo Seong minta Eun yi tidak gugup di depannya dan tunjukkan saja semuanya.

Jin Ah merasa, kata2 Woo Seong hanya dimulut saja. Saat ini justru tidak bisa menunjukkan semua apa adanya pada pria. Pria pasti ingin wanita mencapai standar tertentu. Jika ia tahu kalau Eun Yi itu pemalas, semua akan lari.

Eun Yi akan kencan lagi dengan Woo Seong. Ia memilih baju yang manis dan berkata akan menjalani semuanya sampai akhir.

Momo marah, ia kesal sekali dan melempar dart ke satu tujuan...

Foto Cha Woo Seong pastinya. Dengan penuh kebencian.
Bersambung...

Sumber:
http://kadorama-recaps.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...