Laman

Senin, 09 November 2009

Boys Before Flowers (Episode 17)

Ji Hoo menyaksikan rekaman video dirinya ketika masih kecil bersama kakeknya. Mantan Presiden Yoon juga melakukan hal yang sama. Jun pyo menghadapi ibunya yang menghendakinya segera meresmikan pertunangannya dengan Jae Kyung. Perjanjian antara Shinhwa dan JK grup adalah perjanjian besar.

Jun Hee masuk dan menyuruh Jun Pyo keluar. Kata Jun Hee,"Apakah belum cukup juga dengan aku ? Ibu ingin Hotel, Ibu menjual putrimu. Ibu menginginkan investasi,Ibu menjual putramu ?" Apa yang akan ibu lakukan kalau ibu membutuhkan yang lainnya, Ibu tidak mempunyai anak lagi.

Sementara itu, Jan di sibuk dengan pekerjaan cleaning service menggantikan ibunya. Ji Hoo lewat dan melihatnya. Untuk sementara Ji hoo berhenti kemudian menyingsingkan lengan bajunya dan mulai membantu Jan Di.

Jan di sedikit malu tapi sangat berterima kasih. Mereka membersihkan ruangan bersama bahkan sedikit mesra. Beberapa saat kemudian, Ji Hoo menunggu Jan Di di luar toilet. Ketika Jan Di tidak juga keluar, Ji Hoo khawatir dan mendapati Jan Di pingsan di toilet.

Ji Hoo membawa Jan di ke rumahnya dan memanggil dokter. Kata dokter Jan di kelelahan. Ji hoo menunggui Jan Di tidur, saat melihat jari Jan di yang berdarah Ji hoo teringat saat Jan di membalut jarinya. Ji Hoo mencium tangan Jan di. Saat itu Jun Pyo masuk ke rumah Ji Hoo dan melihatnya.

Ji-hoo mencium tangan Jan-di dengan lembut

Untuk sesaat Jun Pyo tertegun tapi berbalik dan pergi diam2. Di dalam mobil, Jun Pyo teringat kata2 Ji Hoo di airport Macau kemudian dia tertawa dan menangis pada saat bersamaan karena frustrasi.

Keesokan harinya, Jun Pyo berpapasan dengan Jan Di dan mengacuhkannya meskipun dia melihat hidung Jan Di berdarah. Merasa kecewa saat Jun Pyo berjalan melewatinya, Jan di tidak melihat ketika Jun Pyo menoleh ke arahnya. Jun Pyo kesal dan menendang tembok.

Malam hari, Jae Kyung memanggil Jan di keluar dan menemuinya di taman. Jae Kyung menangis karena terlalu bahagia. Dia mengaku kepada Jan di bahwa dia jatuh cinta kepada Jun Pyo. Jan di mengucapkan selamat.

Jun Pyo dan Jae Kyung mulai tampil bersama secara resmi di acara peluncuran ponsel terbaru Shinhwa. F4 mengucapkan salam kepada Jae Kyung dan Jun Pyo tampak tidak terlalu antusias. Jun Pyo dan Jae Kyung meninggalkan acara lebih awal untuk acara kencan resmi mereka.

Sepanjang jalan, Jae Kyung berusaha menarik perhatian Jun Pyo tapi Jun Pyo tampak tidak tertarik. Jae Kyung menyuapkan popcorn ke mulut Jun Pyo, menyeretnya ke museum Teddy Bear, dan mengajak naik Cable car (Namsan Tower). Ketika Jun Pyo menolak, Jae Kyung mengejek Jun Pyo takut ketinggian.

Saat di cable car, Jun Pyo melihat pesan yang ditulisnya saat bersama Jan Di. Tiba-tiba cable car tergoncang dan Jun Pyo secara refleks merangkul Jae Kyung. Jae Kyung tentu saja sangat menikmati moment ini.Di sekolah, Ji Hoo berjalan mendekati Jan di. Jan di merasa dia tidak akan mampu menjadi dokter. Tapi kalaupun dia tidakmenjadi dokter,dia tetap dapat membantu di klinik kakek Ji Hoo.

Perhatian mereka terpecah oleh Jae Kyung yang berjalan sambil merangkul tangan Jun Pyo di halaman dalam. Jae Kyung merasa tidak pasti dengan pertunangan mereka dan terus bergelayutan di tangan Jun Pyo. Hal ini mengganggu Jun Pyo dan bertanya apa yang harus dilakukannya agar mau melepaskan tangannya. Jae Kyung meminta Jun Pyo menciumnya. Jun Pyo mencium Jae Kyung dan terlihat oleh Jan Di serta Ji Hoo. Ji Hoo refleks memeluk Jan Di agar Jan di tidak melihatnya, tapi Jan di sudah terlanjur melihatnya. Sementara itu Jae Kyung mengajukan 100 daftar permintaan kepada Jun Pyo.

Ji Hoo dapat merasakan perasaan sakit Jan di, dia mengikuti Jan di sampai Jan di terbentur pintu kaca. Jan di meminta Ji Hoo membawanya pergi. Ji Hoo membawa Jan di ke tepi sungai. Ji Hoo berkata Jan di pasti seekor berang2 di kehidupan yang lampau. Dia pekerja keras, lucu, dan memerlukan air untuk bertahan hidup.

Jan di mulai merasa lebih baik dan ingin mentraktir Ji Hoo makan. Saat mereka tiba di restaurant mereka bertemu dengan Jun Pyo dan Jae Kyung.Sementara itu, Ga Eul mulai hari pertama kursus tembikar yang diajar oleh seorang wanita bernama Eun Jae. Yi Jung memergoki ayahnya menggoda seorang wanita muda dan dia sangat marah dan terluka.

Ketika di restaurant,Jae Kyung mengikuti lomba makan mie dan memenangkan kupon yang dia berikan untuk Jan di. Jae Kyung mengajak mereka untuk berlibur di resort milik keluarganya.Yi Jung mabuk berat setelah bertengkar dengan ayahnya dan memimpikan Eun Jae,Akhirnya 4J (Jun Pyo, Jan Di, Ji Hoo, Jae Kyung) check in di resort Jae Kyung. Jae Kyung memperlihatkan cincin tunangannya kepada Jan di dengan inisial J love J.

Jan di mengamati kalungnya di pinggir kolam. Tiba-tiba dia kehilangan keseimbangan dan kalung itu jatuh ke kolam. Jan Di berenang untuk mengambilnya tapi bahunya sakit dan dia hampir tenggelam.

Jan-di mengamati kalung pemberian Jun-pyo di pinggir kolam

Jun Pyo datang menolong Jan Di. Jan Di heran sejak kapan Jun Pyo dapat berenang. Jun Pyo berkata dia belajar agar Jan di tidak perlu diselamatkan oleh pria lain. "Aku lebih baik tenggelam daripada melihatmu diselamatkan oleh pria lain."Saat Jun Pyo menggendong Jan di, Jae Kyung dan Ji Hoo mendatangi mereka. Ji Hoo mengambil Jan di dari tangan Jun Pyo. Setelah mereka pergi, Jae Kyung menemukan kalung Jan di di pinggir kolam.

Sementara itu, Yi Jung memandang kakaknya dari luar cafe. Yi Jung merasa kakaknya telah menghianatinya dan meninggalkan beban untuk meneruskan usaha tembikar keluarga di tangannya.Di resort, Jun Pyo berdiri sendirian di kolam dan tidak dapat percaya bagaimana dia dapat mundur dan membiarkan Ji Hoo menjaga Jan Di. Tiba-tiba Jae Kyung masuk dan memeluk punggung Jun Pyo. Jan Di yang ingin kembali ke kolam mencari kalungnya melihat mereka.

Jae-kyung memeluk Jun-pyo dari belakang dan mengungkapkan perasaannya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...